Minggu, 14 April 2013

Kasus Manusia Bisa Tak Terlihat , Mistik Atau ilmiah

Diposkan oleh Bless di 00.24 6 komentar

Masih ingat film "The Invisible Man"? Itu lho, film tentang ilmuwan yang mengadakan percobaan dan akhirnya bisa 'menghilang' dari pandangan orang-orang sekitarnya. Nah, film yang diangkat dari novel dengan judul yang sama ini ternyata memang terjadi di dunia nyata.

Kita mungkin sering menghubungkan fenomena manusia bisa menghilang dengan dunia mistik. Lantas, bagaimana ilmu pengetahuan coba menjawabnya?

Manusia menghilang secara ilmiah disebut Spontaneous Human Invisibility, atau Spontaneous Human Involuntary Invisibility.

Bila ada orang yang memiliki kemampuan ini, maka ia bisa tidak terlihat dalam beberapa waktu. Rupanya, kasus ini terjadi di berbagai belahan dunia, bahkan Amerika.

Kalau jaman dulu atau (masih terjadi) di negara-negara berkembang seperti Indonesia, pasti langsung dihubungkan dengan kemampuan magis.
Ok, sekarang kita lihat dulu contoh kasusnya.

1. Menghilang di Toilet
Peter (37) tinggal di Gloucestershire, Inggris. Suatu hari ia menghadiri pesta bersama teman-temannya.
Saat ia menaiki tangga untuk menggunakan kamar mandi, ia diikuti seorang wanita yang ingin menggunakan kamar mandi juga. Wanita itu membiarkan Peter untuk menggunakan kamar mandi duluan dan menunggu di depan pintu untuk gilirannya.

Setelah Peter selesai, ia keluar dari toilet dan langsung menghampiri teman temannya dan mulai berbicara pada mereka. Anehnya, semua teman dan bahkan pacarnya mengabaikannya, Peter menganggap mereka bercanda.

Akhirnya Peter kembali ke kamar mandi dan melihat wanita yang tadi menunggunya keluar dari kamar mandi. Wanita itu terkejut melihat peter yang dia kira masih di kamar mandi.

Ketika Peter kembali bertanya pada teman dan pacarnya, mereka bilang tidak melihat ataupun mendengar Peter sebelumnya. Wanita tadi juga tidak tahu Peter sudah keluar dan turun.

2. Duduk di Sofa dan Menghilang
Kasus lain juga ada. Kali ini menimpa Wanita bernama Melanie, di Ventura, California. Ia Mengalami pengalaman aneh saat dia duduk di sofa. Saat itu dia sedang menatap ke dinding dan saat itu juga tiba-tiba menghilang.

Ia menyadari hal ini ketika suaminya keliling rumah mencarinya. Suaminya juga berdiri di depannya, hanya beberapa kaki. Setelah 10 menit, dia mulai terlihat lagi. Suaminya marah karena suaminya kira dia bersembunyi darinya.

3. Menghilang Saat Ditangkap Polisi
Kasus ketiga menimpa Jannise yang tinggal di Minneapolis,Minnesota. Ia memiliki pengalaman menghilang beberapa kali dalam hidupnya.

Salah satu peristiwa terjadi saat remaja. Saat itu ia bergabung dengan sekelompok teman-temannya yang memutuskan untuk mencuri dari Departement store. Sekali waktu, akhirnya mereka tertangkap polisi, termasuk Jannise.

Semuanya dibawa ke Kantor Polisi dan di tanyakan satu persatu kecuali Jannise yang tidak ditanya oleh polisi. Biarpun dia berdiri di sana, tetapi tidak seorang pun memperhatikannya.

Dia lalu keluar dari kantor polisi tanpa ada yang menanyakan ataupun menghentikannya.

Saat dia bertanya pada teman-temannya, mereka bilang bahwa mereka tidak tahu Jannise dibawa ke kantor polisi, Mereka kira dia masih berada di departement store.

Ada Sejak Lama
Kemampuan Manusia untuk tidak terlihat sudah diketahui bertahun-tahun lalu. Dukun Indo-Eropa dan Pre-Aryan memiliki keyakinan tentang ini. Zaman dulu mereka bisa mengendalikan “Penghilangan Tubuh” mereka.

Di abad pertengahan (sekitar abad 15) juga terjadi di Eropa. Pada masa tersebut, terdapat aliran yang disebut Rosicrucianism.

Ordo Rosicrucian, AMORC, singkatan dari Ancient Mystical Order Rosae Crucis (Ordo Kebatinan Purba Salib Mawar), memiliki keyakinan soal fenomena Tubuh Dapat Menghilang.

Pergerakan Rosicrucian berakar dari tradisi misteri, filosofi, dan dongeng dari Mesir kuno (kira-kira 1500 SM). Beribu-ribu tahun yang lalu di Mesir Kuno, sempat dibentuk badan penelitian yang menyelidiki misteri hidup dan belajar rahasia Ordo Rosicrucian kebijaksanaan tersembunyi ini.

Dengan beberapa tulisan dari naskah kuno, ada yang membahas tentang “penghilangan”. Seseorang dari Ordo Rosicrucian ini pernah menulis tentang “Bagaimana cara membuat manusia menghilang”.

Berbekal keyakinan secara ilmiah tersebut, H.Spencer Lewis, Pediri AMORC di San Jose,California mengatakan kita bisa menghilang dengan menggunakan “Awan”. Dia mengatakan Awan atau kabut bisa dipanggil untuk menutupi tubuh dan menghalangi penglihatan orang lain terhadapnya.

Berdasarkan keterangan Lewis, ilmu ini masih diajarkan hingga sekarang. Sayangnya, tulisan tentang cara menghilang dengan bantuan “Awan” ini masih merupakan rahasia Ordo Rosicrucian.

Cabang lain dari persaudaraan Rosicrucian, The Hermetic Order Of The Golden Dawn, Mennggalkan manuskrip yang menjelaskan tentang ritual untuk menjadi tidak terlihat. Manuskrip ini mengatakan tentang menutupi diri dengan “Jubah” yang mirip dengan “Awan”
Apakah “Awan” Tersebut?

Rosicrucian mengatakan bentuk pertama untuk Manifestasi Material adalah Elektron. Ada laporan bahwa jika terbentuk suatu Awan dengan Elektron maka bisa menyerap cahaya yang harusnya dipantulkan kembali ke mata kita.

Pelet dengan media foto

Diposkan oleh Bless di 00.06 4 komentar

Lakunya menjalani ritual di tempat-tempat yang sepi selama 3 atau 7 hari, mengusahakan untuk tidak tidur dan apabila tertidur maka diupayakan untuk segera bangun kembali. Diupayakan untuk senantiasa terjaga dan mengingat sebanyak-banyaknya kuasa Tuhan Yang Maha Kuasa. Tetap melakukan sholat fardhu dan mengurangi makan dan minum air putih hanya ketika sangat haus.

Mantra ini dibaca usai sholat fardhu

SUKMONINGRAT SEJATI IMAN SUCI SUKMO SEJATI SEJATI SIRO TANGIYO REKSANEN AKU ISIKU ILAT KUMOLO, PARINGONO ASMORO NABI YUSUF LAN ASMORONE PORO NABI KABEH, SUKSMO CAHYO KANG LUNGGUH ING ATI LAN SANG ADI CAHYO KANG LUNGGUH ING MAKRIFAT DADEKNO AKU AKU LANANG SEJATI

Mantera diatas dibaca usai sholat sebanyak 3 X
Usai melakukan ritual tersebut maka insya alloh ilmu sudah anda miliki.


Apabila ingin mempraktekkannya, maka baca mantra dibawah ini sambil memegang foto target.
mantranya

SUKMONINGRAT SEJATI, IMAN SUCI SUKMO SEJATI, SEJATI SIRO TANGSIYO REKANEN AKU, ALING ALINGONO AKU, ASMORO WULAN RAH IKU, ISI ILAT KUMOLO, YEN SIRO WERUHO KAPILENG KEP ASIKEP ASMORO MIWAH NABI YUSUF CAHYOKU SEDYA SEDYANE NABI KABEH, IDEP KEDEP SI ……………(NAMA TARGET)………MARING AKU, SUKSMO CAHYO KANG LUNGGUH ING ATI KENAKNO KANG MARI KANGEN, SANG ADI CAHYO KANG LUNGGUH ING MAKRIFAT, KENAKNO KANG NGARUNGU PAIMAMAN YO AKU LANANG SEJATI.

Lihat reaksi target dalam satu atau dua minggu, target akan menyayangi anda dengan sepenuh hati. Mohon tidak untuk main-main dan kedewasaan mental spiritual diperlukan agar tidak ada penyalahgunaan ilmu.

Kamis, 04 Oktober 2012

Iblis dan Jin Versi Islam

Diposkan oleh Bless di 20.30 5 komentar

blis menurut arti bahasa berasal dari Ablasa yang berarti putus asa dari Rahmat Tuhan.

Ungkapan diatas menunjukkan bahwa lblis itu nama aslinya tidak Iblis. Dia disebut iblis setelah mendapat la'nat dari Allah Ta'ala. Ibnu Abi Dunya dan yang pernah meriwayatkan suatu Hadits dari Rasulullah saw bahwa nama Iblis pada waktu masih bersama dengan malaikat adalah 'Azazil, jadi dia termasuk golongan malaikat yang bersayap empat.

Kemudian dia terkena laknat, lantaran tidak mengikuti perintah Allah Ta'ala, yakni memberi penghormatan kepada manusia pertama (Adam), sehingga jadilah dia putus asa dari harapan. Abil Mustana meriwayatkan lain, yaitu bahwa Iblis namanya adalah Nail, kemudian setelah Allah Ta'ala marah terhadapnya, dinamakanlah ia "Syaithan".

Demikian juga riwayat Ibnu Abbas mengatakan bahwa ketika iblis menentang perintah Allah, terlaknatlah dia dan ia menjadi Syaithan.

Dari uraian diatas dapat dimengerti bahwa:
· Iblis/syaithan itu asalnya adalah dari kelompok Malaikat.
· Iblis adalah sebutan baru, yaitu setelah ia mendapat laknat dari Allah Ta'ala. Nama aslinya adalah Azazil/Nail.
Abu Umar bin Abdul Barr pernah menjelaskan bahwa jin mempunyai tingkalan-tingkatan, sehingga dalam sebutan sehari-hari pun dibedakan, yaitu:
· Jin yang tidak mengganggu manusia disebut Jiny.
· Jin yang menetap bersama-sama manusia, sehingga nianusia bersangkutan tampak tidak waras, dinamakan 'Amir.
· Jin yang sering mengganggu anak-anak kecil mereka (orang-orang) mengatakan Arwah.
· Bila jin ini sangat nakal dalam arti melebihi dari gangguan ringan (tidak sekedar tampak di hadapan anak-anak kecil itu) disebut Syaithan, yang lebih dari ini dinamakan Maridun.
· Dan yang paling nakal disebut 'ifrit .

Atau lebih rinci :
1. Iblis : (Bapak moyang Setan dan Jin)
2. Asy-Setan : Setan-setan
3. Al-Maraddah : Pembisik(pewas-was)
4. Al-‘Afaariit : Penipu-penipu
5. Al-A’waan : Pelayan-pelayan
6. Al-Ghawwaasuun : Penyelam-penyelam
7. Al-Tayyaaruun : Penerbang-penerbang
8. At-Tawaabi’ : Pengikut-pengikut (Pengekor)
9. Al-Quranaa’ : Pengawan-pengawan
10. Al-‘Ummaar : Para Penggembira
7 Raja Jin yang Kafir:
1. Mazhab
2. Marrah
3. Ahmar
4. Burkhan
5. Syamhurash
6. Zubai’ah
7. Maimun
7 Raja Jin yang Islam:
1. Ruqiyaail
2. Jibriyaail
3. Samsamaail
4. Mikiyaail
5. Sarfiyaail
6. ‘Ainyaail
7. Kasfiyaail
Raja Jin yang menguasai semua jin tersebut bernama THATHAMGHI YAM YAL.

Sedangkan Anak keturunan Iblis, menurut Sayyidina Umar Bahwa Anak keturunan Iblis/Azazil itu mempunyai tugas masing-masing :
1. Zallaitun, Zalfaitoun dipanggil juga Zallanbur, dalam melaksanakan tugasnya menggoda para pedagang di pasar, agar gemar omong, sumpah palsu, memuji dagangan sendiri, berbohong terhadap takaran dan timbangan. Di dalam sebuah kamus disebutkan, bahwa tugas Zallaitoun atau Zallanbour ini adalah memisahkan antara suami dan istrinya dan membeberkan aib seorang wanita kepada suaminya.
2. Watsin, selaku pengelola bencana, dalam menunaikan tugasnya ia menggoda agar si korban berteriak-teriak, memukul-mukul din sendiri dan sebagainya. Ada yang mengatakan, bahwa setan bencana adalah Tabar.
3. A'wan, dalam menunaikan tugasnya bisa saja dengan mempengaruhi pejabat, agar berbuat aniaya.
4. Haffaf, setan pada khamr dan yang terkait dengan khamr,
5. Murrah, Setan pada alat musik (yang ditiup)
6. Laqous dipanggil juga Zajis. Adalah setan yang ada pada orang Majusi/penyembah api. Ada yang mengatakan bahwa Laqis dan Walhan bersama-sama bertugas melakukan godaan pada thaharah (bersuci) dan salat. Disini mereka berusaha minimbulkan was-was.
7. Masuth, adalah setan gossip penyebar berita bohong, atau menambahi/mengurangi berita. Masuth, dipanggil juga sebagai Mathoun.
8. Walhan, bertugas mengganggu orang wudlu, shalat agar was-was. Ada yang berpendapat bahwa setan orang shalat itu bernama, Khanzab.
9. Dasim, dalam menunaikan tugasnya, ia mengobar-ngobarkan api pertikaian antara suami-istri, agar terjadi perceraian di antara keduanya.Pendapat lain mengatakan bahwa Dasim adalah nama untuk setan yang pada makanan/minuman yang tidak dibacakan Asma Allah ketika memakan/meminumnya, atau ia berada pada pakain/selimut dan ikut tidur bila tidak membaca Asma Allah, juga berada pada pakaian yang dilipat dan tidak membaca Asma Allah. Dasim juga suka berada di rumah yang tidak dibacakan Al Qur’an atau kalau akan masuk rumah mengucapkan salam.

Sebagian ulama menyebutkan pengganti Laqous, Murrah dan Haffaf dengan tiga anak iblis lainnya yaitu:
’Awar ia bertugas mengajak kepada penzinaan. Ia ”meniup” kemaluan laki-laki dan pantat wanita.

Wasnan, ia menggoda orang tidur, membebani kepalanya (si orang tidur tadi) serta membuat pelupuk mata, agar tetap tidur dan tidak bangun untuk mengerjakan salat dan ibadah yang lainnya. Di lain kesempatan ia juga mengganjal mata supaya tidak tidur untuk diajak berzina, atau perbuatan jahat lainnya.

Abyadh, ia bertugas menggoda para nabi dan wali.

Jin Ifrit (Jin yang paling jahat) yang mempunyai kerajaan yang besar yang ditaklukkan pada zaman Nabi Sulaiman :
1. Thamrith
2. Munaliq
3. Hadlabajin
4. Shughal
Dan Malaikat yang mengawal semua jin-jin di atas bernama Maithatarun yang bergelar QUTHBUL JALALAH.

Madzhab, beliau adalah salah satu raja jin tertua saat ini, dan beliau hadir saat Nabi Sulaiman berkuasa. Beliau salah satu Raja Jin di kawasan Timur, kekuasaannya dibawah kontrol Sayyid Jalyut. Beliau memiliki 360 suku bangsa Jin dibawah nya. Beliaulah yang menguasai ilmu merubah sesuatu menjadi emas. Beliau mempunya 6 tempat singgah, dimana beliau pasti berpindah2 dari satu tempat ke tempat lain untuk mengawasi daerah kekuasaan dan rakyat yang dipimpinnya. Salah satu anaknya yang terkenal adalah Said bin Al-Madzhab (yang mungkin menjadi penerusnya kelak) dan beliau mempunyai seorang anak perempuan yang sangat cantik bernama **lah

Selasa, 04 September 2012

AMALAN KEREJEKIAN - Jaminan Rejeki MELUAP - Baca Surat Waqi'ah 3x Sehari

Diposkan oleh Bless di 14.51 7 komentar

Izinkan dengan kerendahan hati saya mau sharing sebuah amalan yang saya lazimkan sejak beranjak muda sampai sekarang, dan alhamdulillah jalan tak terduga selalu ada bagi saya di dalam kehidupan.

1. Lazimkan Baca Surat Waqi'ah 3x sehari; boleh 3x dalam sekali duduk atau pisah-pisah yang penting sehari 3x.

2. Melazimkan Sholawat apapun. Dulu saya melazimkan Sholawat Nariyah sehabis sholat fardhu 11x.
Setiap selesai membaca Surat Waqi'ah; saya diajarin oleh guru saya membaca doa di bawah ini:
"Alloohumma inna nas aluka bihaqqi suuratil Waaqi'ah
Wa asroorihaa antu yassiroli rizki kamaa yusarrituha li katsiirin
Bi kholqika Yaa Allooh Yaa Robbal 'Aalamiin
"

Syarat: Amalkan & baca dengan dawam (terus-menerus) sampai terlihat atsar (bukti) dari amalan tersebut. Begitu saya diwejang oleh guru saya dulu. Namun untuk pemula, coba lakukan hal di atas tanpa terlewat dalam waktu 90 hari. Catat perjalanannya dan diikuti dengan puasa-puasa sunnah lainnya, untuk memperkuat aura keberhasilan.

Alhamdulillah segala sesuatu akan melimpah ruah di dalam kehidupan Anda semoga; tidak kurang suatu apa. TS sudah membuktikannya. Dan kejadian tidak diduga-duga yang membantu kita seolah-olah datang dengan sendirinya, atau di istilah modern sekarang LOA (Law of Attraction) akan dengan mudah terjadi.

Semoga para sesepuh berkenan untuk membabar semua hal tentang amalan tersebut, karena mohon maaf puh saya hanya bisa mengamalkan dan menikmati hasilnya.
Oh ya, kaskuser yang budiman - semoga semua berkenan dan dapat membantu sesama. Intinya adalah keyakinan dan istiqomah. Jika sudah 90 hari pengalaman & pengamalan silahkan memberikan update kesini gan.
Sekali lagi ini hanya sharing dan semoga sesepuh membantu memberikan bimbingan kepada saya pribadi & kita semua.

Terima kasih,
Mirad

klo kata nyokap ane, ini doa kecukupan..
tapi ane baru ngamalin ini doa setelah nemu thread ini.
thanks TS..
sedikit cerita aja gan.
ane ngamalin 3x sehari, tapi cuma sampe seminggu doang trus putus, seminggu trus putus.
jadi belom pernah ngerasain sampe 40 hari atau 90 hari.
tapi ane udah ngerasain banget ke istimewaannya.
bukan cuma sekedar rejeki doang tapi yg lain lain juga.
udah sering banget kejadian yg namanya di hadepin suatu masalah, g selang berapa lama tiba tiba solusi dateng gtu aja.
itu sering banget ane alamin.
sekarang juga hati semakin tenang dan nyaman aja buat jalanin hidup.
sebenernya banyak sih ke istimewaan lain yg ane rasain tapi yg ane ceritain itu aja dulu om TS.
oiya waktu pertama kali ane amalin ini doa, ane barengin juga sama amalan yg lain.
sedekah, dhuha, tahajud.
mungkin itu juga yg ngebuat efeknya lebih mantep ke hidup ane..
InsyaAllah kedepannya bisa poll 40 atau sampe 90 hari atau bahkan bisa jadi amalan rutin sampai akhir..

Original Posted By FrameRate
ane mau ngasih fr dikit gan
ane dah beberapa bulan ngamalin surat al waqi'ah ini dari sejak ane buka perusahaan baru, dan alhmadulillah sejauh ini lancar, ane dapet kantor yang enak dengan harga yang sesuai, ane juga dapet karyawan yang semuanya baik dan mau bekerja keras dan soleh, mereka pada maklum karena ini kantor baru jadi ga minta fasilitas macem2
ane berasa banget kalo ane dipermudah gan
terus ane karena sibuk jadi ga sempet ngamalin lagi surat al waqi'ah ini

sejauh ini kita butuh tambahan dana untuk jalanin perusahaan, kita udah nyoba ngubungin investor kita, tapi ternyata investor kita susah banget dihubungi dan keliatannya emang blm pasti mau invest lagi

kita udah nyoba telp berkali2 ga pernah diangkat, ane jadi sempet down

terus tadi pas kebetulan buka kaskus, ane inget thread ini lagi terus ane langsung keingetan udah lama ga ngamalin al waqi'ah
terus langsung deh ane baca pagi itu, terus pas siangnya abis ashar ane baca lagi..

dan tiba2 ane dapet pesen dari jakarta (kantor ane di bandung), barusan si investor nelp dan udah setuju invest 50juta lagi

alhamdulillah, wah ane seneng banget gan bacanya, emang ampuh banget al waqi'ah ini gan
orang susah2 nyari kekayaan ke gunung ato ke goa, padahal ada yang Maha Kaya dan Maha Pengatur segala sesuatu, tinggal minta aja ke Allah
ane akan berusaha untuk ga putus ngamalin surat al waqi'ah ini gan, ane jg bakal berusaha istiqomah terus, bahwa semua semua urusan di dunia ini udah ada yang ngatur, kalo kita berserah diri semua bakal lebih ringan
maap kalo kata2 ane ada yang salah gan

riginal Posted By vhatloeh
Tambahan dikit gan
Dalam kitab Abwabul-Jinan, Abdul Qasim Al-Asfahani menuturkan : Bacaan surat Al-Waqiah untuk keluasan rizki dan penghidupan ini benar2 punya khasiat ajaib. Selanjutnya beliau menyebutkan 3 cara pengamalan. Katanya, membaca surah ini, dengan mengikuti salah satu dari 3 cara ini, memiliki banyak sekali faedah. Diaantaranya: pembacanya tidak akan di timpa kesempitan hidup. Rizkinya melimpah, kesulitan2nya terpecahkan. Mereka berkata : Semua khasiat itu telah terbukti mujarab.

Berikut ke-3 cara yg dimaksud:
Cara pertama
Mulai hari sabtu , bacalah surat Al-Waqiah setiap malam 3 kali, pd malam Jum'at 8 kali, terus menerus sampai 5 minggu. Sebelum membaca surah ini setiap malam, hendaknya engkau baca doa ini :
Allaahummar zuqnaa rizqan waa si'an halaalan thayyiban min ghairi kadd, wastajib da'watiimin ghairi radd, waa'udzubika min fadhiihatai alfaqri waddain, wadfa' 'annii hadaini bihaqqil imaamainis sibthainil hasani walhusaini 'alaihimas salaam, birahmatika yaa arhamarrahimiin.

Cara kedua:
Waktunya dimulai dari malam sabtu pada awal bulan, sampai malam ke-5, membaca surat Al-Waqiah setiap malam 5 kali. Pada malam Jum'at bacalah 11 kali. Sebelum mulai membaca surah, terlebih dulu baca doa tadi (cara pertama) 3 kali. Selanjutnya baca doa ini :
Yaa raaziqal muqilliin, wa yaa raahimal masaakiin, wa yaa daliilal mutahayyiriin, wa yaa ghiyaatsal mustaghiitsiin, wa yaa maalika yaumiddin, iyyaakana'budu wa iyyaaka nasta'iin
Allahumma in kaana rizqii fiissamaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil ardhi faakhrijhu, wa in kaana ba'iidan faqarribhu, wa in kaana qaliilan fakatsirhu, wa in kaana qariiban fayassirhu, wa baariklanaa fiihi birahmatika yaa arhamarraahimiin.

Cara ketiga:
Mulai pada malam Kamis, bacalah surah Al-Waqiah 5 kali, pada malam Jum'at 11 kali, pada malam Sabtu hingga malam Rabu, setiap malamnya membaca 5 kali. Sehingga jumlah seluruhnya dalam 1 minggu 41 kali. Setiap kali selesai membaca surah, bacalah doa tadi tadi pada cara kedua.

Amalan ini, dengan ketiga cara tadi serta keutamaanya, disebutkan juga dalam kitab Al-Laili Al-Makhzunah. Pengarangnya menambahkan: Pengalaman2 mengenai faedah membaca surah yang di berkahi ini banyak sekali.

original Posted By Casper
gan ane ikut sharing ya..
pengalaman ane ngamalin baca surat alwaqiah ini memang maknyus..
ane coba biasain diri ngamalinnya 3x sehari.. abis subuh 1x, abis shar 1x, abis isya 1x
tp ntah believe it or not.. mulai di hari ke 7.. banyak keseharian serasa di permudah jalannya dan bahkan rejeki yg secara logika gak ane dapet tau2 bisa ane dapetin (Alhamdulillah)

dan bahkan di hari ke 7 pula ane Alhamdullilah ya Allah dapetin kontrak kerja sama (MOU) dr proyek yg ane idam2kan selama ini gan.. ntah kepana ownernya langsung telpon ane dan langsung ttd MOU ane..
yg padahal itu proyek udah ane ikhlasin 2minggu sebelumnya karna emang gak ada kabar.
satu lagi, kadang2 ada hal diluar nalar seperti misal orang tua ane butuh duit dan bilang ke ane sampe berjuta2 yg secara logika gaji ane aja gak mencukupi, tp entah kenapa duit itu selalu ada dan datang dari yg gak disangka2 gan.. subhanallah..

tambahan dr ane biar amalan ini lebih JOOSSS :
1. biasakan sholat wajib tepat waktu gan dan kalo bisa biasakan sholat subuh di masjid
2. berusaha hormat ama kedua orang tua selalu gan (menjadi faktor pendatang rejeki juga)
3. tambain tahajud minimal 4rakaat setiap hari
4. tambain ramuannya ama sholat dhuha minimal 4rakkat juga..
5. biasakan sholat hajat dulu minta ridho Allah kalo ada kegiatan yg berhubungan dengan rejeki (misal ketemu client) dan niatkan apapun hasilnya agan ikhlas dan berserah diri pada Allah.
6. tambain sedekah setiap bulannya minimal 25% dr pendapatan kotor sebulan (kalo agan mau kaya, agan jgn pelit2 ama Allah )
itu usaha2 ane untuk merayu Allah SWT selama ini gan.. insya Allah ane bisa istiqomah selalu gan.. aamiin..
cerita ane diatas adalah KISAH NYATA.. silahkan agan buktikan sendiri

sekedar menambahkan doa al waqiah nya gan
دعاء آخر لسورة الواقعة
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَصْبَحْتُ وَأَمْسَيْتُ وَأَنَا أُحِبُّ الْخَيْرَ وَأُكْرِهُ الشَّرَّ, وَسُبْحَانَ اللهُ, وَالْحَمْدُ ِللهِ , وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ, وَاللهُ أَكْبَرُ, وَ لاَحَوْلَ لاَقُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ (3مرات
اللَّهُمَّ اهْدِنَا بِنُوْرِكَ لِنُوْرِكَ, فِيْمَا يَرُدُّ عَلَيَّ مِنْكَ, وَفِيْمَا يَصْدُرُ مِنِّيْ إِلَيْكَ, وَفِيْمَا جَرَى بَيْنِيْ وَبَيْنَ خَلْقِكَ.
اللَّهُمَّ سَخِّرْلِيْ رِزْقِيْ, وَاعْصِمْنِيْ مِنَ الْحِرْصِ وَالتَّعَبِ فِيْ طَلَبِهِ, وَمِنْ شُغْلِ الْقَلْبِ وَتَعَلُّقِ الْهَمِّ بِهِ, وَمِنَ الذُّلِّ لِلْخَلْقِ بِسَبَبِهِ, وَمِنَ التَّفَكُّرِ وَالتَّدَبُّرِ فِيْ تَحْصِيْلِهِ, وَمِنَ الشُّحِّ وَالْبُخْلِ بَعْدَ حُصُوْلِهِ, اللَّهُمَّ يَسِّرْلِيْ بِرِزْقٍ حَلاَلٍ وَعَجِّلْ بِهِ,
يَانِعْمَ الْمُجِيْبُ. (3مرات
اللَّهُمَّ إِنَّهُ لَيْسَ فِي السَّمَوَاتِ دَوْرَاتٌ, وَلاَ فِي الْبِحَارِ قَطِرَاتٌ, وَلاَ فِي الْجِبَالِ مَدَرَاتٌ, وَلاَ فِي الشَّجَرِ وَرَقَاتٌ, وَلاَ فِي اْلأَجْسَامِ حَرَكَاتٌ, وَلاَ فِي الْعُيُوْنِ لَحَظَاتٌ, وَلاَ فِي النُّفُوْسِ خَطِرَاتٌ, إِلاَّ هِيَ بِكَ عَرَفَاتٌ, وَلَكَ شَاهَدَاتٌ, وَعَلَيْكَ دَالاَّتٌ, وَفِيْ مُلْكِكَ مُتَحَيِّرَاتٌ, فَبِالْقُدْرَةِ الَّتِيْ سَخَّرْتَ بِهَا أَهْلُ اْلأَرْضِ وَالسَّمَوَاتِ, سَخِّرْلِيْ قُلُوْبَ الْمَخْلُوْقَاتِ, إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ.
اللَّهُمَّ ارْحَمْ فَقْرِيْ, وَاجْـبُرْ كَسْرِيْ, وَاجْعَلْ لُطْفَكَ فِيْ أَمْرِيْ, وَسَخِّرْ فِيَّ لِسَانَ صِدْقٍ, وَاجْعَلْهُ مَحَلَّ الْفَهْمِ لِلْخِطَابِ, وَالنُّطْقَ بِالصَّوَابِ, وَالْعَمَلَ بِالسُّنَّةِ وَالْكِتَابِ.
اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِيْ إِذَا نَسِيْتُ, وَأَيْقِظْنِيْ إِذَا غَفَلْتُ, وَاغْفِرْ لِيْ إِذَا عَصَيْتُ, وَاقْبِلْنِيْ إِذَا أَطَعْتُ, وَارْحَمْنِيْ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ.
اللَّهُمَّ نَوِّرْ بِكِتَابِكَ بَصِيْرَتِيْ, وَاشْرَحْ بِهِ صَدْرِيْ, وَيَسِّرْ بِهِ أَمْرِيْ, وَأَطْلِقْ بِهِ لِسَانِيْ, وَفَرِّجْ بِهِ كَرْبِيْ, وَنَوِّرْ بِهِ قَلْبِيْ, وَأَكْرِمْ قَلْبِيْ بِالْحُبِّ وَالْفَهْمِ, وَارْزُقْنِيَ الْقُرْآنَ الْعَظِيْمَ وَالْعِلْمَ وَالْفَهْمَ, وَارْزُقْنِيَ الْقُرْآنَ وَالسُّنَّةَ, يَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ, أَكْرِمْنِيْ بِأَنْوَاعِ الْخَيْرَاتِ, فَإِنَّهُ لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Pamor keris dan tuahnya

Diposkan oleh Bless di 12.22 3 komentar

Macam - Macam Pamor Keris dan Tuahnya
Pengertian Pamor lebih mudahnya adalah gambar yang ada di sebuah bilah tosan aji
Nama untuk pamor keris berlaku juga untuk tosan aji lainnya seperti Tombak, Wedung, Pedang dsb.
Semua pamor ada maksud filosofi terkandung ,ada pesan moral dalam kehidupansetiap setiap macam pamor dalam penempatanya
Semuanya tetap serah pasrah pada sang pencipta

WOS WUTAH.
Pamor yang paling banyak dijumpai, bentuknya tidak teratur tetapi tetap indah dan umumnya tersebar dipermukaan bilah. Ada yang berpendapat pamor ini pamor gagal, saat si empu ingin membuat sesuatu pamor tetapi gagal maka jadilah Wos Wutah. Tetapi ini dibantah dan beberapa empu dan pamor ini memang sengaja dibuat serta termasuk pamor tiban. Pamor ini berkhasiat baik untuk ketentraman dan keselamatan pemiliknya, bisa digunakan untuk mencari rejeki, cukup wibawa dan disayang orang sekelilingnya, pamor ini tidak pemilih.

NGULIT SEMANGKA
Sepintas seperti kulit semangka, tuahnya seperti Sumsum Buron, memudahkan mencari jalan rejeki dan mudah bergaul pada siapa saja dan dari golongan manapun. Pamor ini tidak memilih dan cocok bagi siapa saja.

TAMBAL
Mirip goresan kuas besar pada sebuah bidang lukisan. Tuahnya biasanya menambah kewibawaan dan menunjang karier seseorang. Menurut istilah Jawa bisa menjunjung derajat. Pamor ini termasuk pemilih dan tidak setiap orang cocok.

PULO TIRTO.
Seperti Wos Wutah hanya gumpalan gambarnya terpisah agak berjauhan, seperti bentuk pulau pada peta. Tuahnya sama dengan pamor Wos Wutah.

SUMSUM BURON.
Pamor ini juga mirip Wos Wutah, gumpalan juga terpisah agak berjauhan seperti Pulo Tirto hanya agak lebih besar dan lebih menyatu. Tuahnya baik, tahan godaan dan murah rejeki serta tidak pemilih.

MELATI RINONCE.
Bentuknya mirip pamor Rante tetapi umumnya bulatannya lebih kecil dan tidak berlubang. Bulatan itu berupa pusaran pusaran mirip dengan pamor Udan Mas tetapi agak lebih besar sedikit. Tuahnya mencari jalan rejeki dan menumpuk kekayaan. Untuk pergaulan juga baik, pamor ini tidak memilih dan bisa digunakan siapa saja.

RANTE.
Tuah utama pamor ini adalah untuk menampung dan mengembangkan rejeki yang didapat. Bisa mengurangi sifat boros, tetapi bukan pelit.

Cocok untuk semua orang baik digunakan berdagang atau berusaha. Bentuknya agak mirip pamor Melati Rinonce, hanya bedanya pada bulatannya ada semacam gambar “lubang”.

ADEG.
Pamor Adeg banyak dijumpai, tergolong pamor pemilih tetapi lebih banyak yang cocok daripada tidak. Tuahnya terutama sebagai penolak, ada yang menolak guna-guna, ada yang menolak wabah, angin ribut, banjir dan lainnya. Ada yang hanya menolak satu sifat ada yang beberapa sifat penolakan.

MRAMBUT.
Sepintas seperti Adeg, bahkan ada yang menyamaratakan dengan membuat istilah baru Adeg-Mrambut. Padahal sebenarnya lain. Pamor Mrambut alurnya terputus-putus. Tuahnya hampir sama dengan pamor Adeg. Tergolong pemilih, tidak semua orang cocok.

SEKAR LAMPES.
Tuah dari pamor ini mirip dengan pamor Tumpal Keli. Hanya pada pamor Sekar Lampes umumnya juga mengandung tuah yang menambah kewibawaan pemakainya dan tergolong pamor yang tidak pemilih.

ILINING WARIH.
Rejeki yang lumintu, walaupun sedikit demi sedikit tetapi selalu ada saja. Itulah yang utama tuah dari Ilining Warih. Selain soal rejaki, pamor ini juga baik untuk pergaulan. Tidak memilih dan umumnya cocok untuk siapapun.

BLARAK NGIRID.
Disebut juga kadang dengan “Blarak Sinered”, tapi ada juga yang menyebut Blarak Ngirid lain dengan Blarak Sinered. Tuah utamanya menambah kewibawaan dan juga baik untuk pergaulan karena disayang orang sekelilingnya, baik pihak atasan atau bawahan. Pamor ini tergolong pemilih.

RON PAKIS.
Mirip sekali dengan Blarak Ngirid, hanya pada bagian tepinya seolah ada sobekan. Tergolong pemilih dan tuahnya untuk kewibawaan serta keberanian (tatag-bhs jawa). Baik dimiliki oleh orang yang berkecimpung dibidang Militer dan Keprajuritan.

KOROWELANG.
Juga hampir sama dengan Blarak Ngirid atau Ron Pakis, tetapi “daun” nya lebih besar dan lebih menyatu. Tuahnya juga hampir sama dengan Blarak Ngirid, tetapi fungsi pergaulannya lebih besar dari fungsi wibawanya. Beberapa keris dengan pamor ini (tidak semua) baik juga untuk mencari jalan rejeki. Tergolong pamor pemilih.

RON GENDURU.
Ada yang menyingkat menjadi RONGENDURU atau menyebut RON KENDURU. Agak mirip Ganggeng Kanyut tetapi relatif susunannya lebih teratur dan rapi. Tuahnya berkisar pada kewibawaan dan rejeki. Baik digunakan untuk pengusaha yang punya banyak anak buah. Tergolong pamor pemilh.

MAYANG MEKAR.
Bentuknya indah sekali seperti daun Seledri, tuahnya memperlancar pergaulan dan dikasihani orang sekeliling. Beberapa diantaranya malah bertuah memikat lawan jenis. Tergolong pamor pemilih.

WIJI TIMUN.
Menyerupai biji ketimun. Hampir sama dengan pamor Uler Lulut tetapi lebih kecil dan lonjong. Tuahnya juga untuk mencari jalan rejeki. Ada sedikit unsure kewibawaan. Baik untuk pedagang maupun untuk pengusaha. Pamor ini agak pemilih.

KENONGO GINUBAH.
Tuahnya menarik perhatian orang. Pergaulannya baik dan diterima digolongan manapun. Tetapi pamor ini termasuk pemilih.

WALANG SINUDUK.
Bentuknya mirip dengan satai belalang. Posisibelalang-belalangnya bisa miring kekiri, bisa kekanan. Tuah utamanyamempengaruhi orang lain. Wibawanya besar sehingga baik dimiliki oleh pemukamasyarakat, guru, pemimpin politik. Tergolong pamor pemilih.

TUMPAL KELI.
Tuahnya baik untuk pergaulan. Bisa menunjang karier karena pemiliknya akan disayang atasan. Termasuk pamor tidak pemilih.

BENDOSEGODO.
Bentuknya menyerupai bulatan menggumpal dari bawah keatas. Tuahnya untuk jalan rejeki dan pergaulan serta ketentraman rumah tangga. Tergolong tidak pemilih.

MELATI SINEBAR.
Mirip pamor Tetesing Warih, merupakan bulatan bersusun rangkap tiga atau lebih tetapi bulatannya tidak sempurna betul dengan garis tengah sekitar 1 cm. Tempatnya ditengah bilah dan jarak satu bulatan dengan lainnya sekitar 1 cm atau lebih. Pamor ini tergolong tidak pemilih dan tuahnya untuk mencari rejeki.

MANIKEM.
Tergolong pamor langka dan hanya dijumpai dikeris muda terutama tangguh Madura. Bentuknya mirip Melati Rinonce atau Melati Sato-or tetapi garis penghubung antar bulatan-bulatannya lebih gemuk, lebih lebar. Sedangkan bulatannya juga lebih lebar dibandingkan Melati Rinonce, bahkan ada yang hampir menyentuh tepi bilah. Tergolong tidak pemilih dan bertuah memudahkan mencari rejeki.

SEKAR KOPI.
Ditengah bilah ada pamor yang menyerupai garis tebal dari sor-soran sampai dekat ujung bilah. Dikiri kanan garis tebal ini terdapat lingkaran-lingkaran bergerombol atau berkelompok. Satu kelompok terdiri dari dua atau tiga lingkaran menempel pada garis tebal seolah-olah biji kopi menempel pada tangkai bijinya. Tuahnya memperlancar rejeki tergolong tidak pemilih tetapi termasuk pamor langka.

BONANG RINENTENG.
Ada yang menyebutnya Bonang Sarenteng, agak mirip dengan pamor Sekar Kopi tetapi bulatannya hanya satu. Boleh dikiri-kanan secara simetris atau selang seling. Baik Bonang Rinenteng ataupun Sekar Kopi, bulatannya seperti pusaran di pamor Udan Mas. Tergolong tidak pemilih dan memudahkan mencari rejeki.

JUNG ISI DUNYA.
Bentuknya mirip Putri Kinurung. Bedanya bulatan-bulatan kecil yang terdapat pada “kurungan” bulatan relatif lebih besar. Ada juga yang bentuknya sepintas mirip pamor Bendo Segodo. Tuahnya untuk “menumpuk” kekayaan dan tidak pemilih

WULAN-WULAN.
Di Jawa Timur disebut Bulan-Bulan. Mirip Melati Sinebar atau mirip Bendo Segodo. Bedanya pada pamor Wulan-Wulan , bagian tengahnya berlubang jelas. Tuahnya memudahkan mencari jalan rejeki dan mengikat langganan. Sering disimpan ditoko atau warung.

TUNGGAK SEMI.
Pamor ini terletak ditengah Sor-soran, bentuk seperti tampak digambar samping. Berkombinasi dengan pamor Wos Wutah. Tuahnya untuk mendapatkan rejeki walau bagaimanapun kecilnya. Tidak termasuk pamor pemilih.

BAWANG SEBUNGKUL.
Bentuknya memang mirip bungkul bawang, berlapis-lapis. Paling sedikit ada lima lapisan dan terletak di sor-soran. Tuahnya dibidang rejeki , untuk pengembangan modal. Cocok untuk orang yang bekerja di Bank dan pengembangan modal. Tidak pemilih.

UDAN MAS.
Pamor ini banyak dicari orang, terutama pedagang dan pengusaha. Bentuknya merupakan pusaran atau gelang-gelang berlapis, paling sedikit ada tiga lapisan. Letaknya ada yang beraturan dan ada yang berserakan. Pamor ini sering pula berkombinasi dengan Wos Wutah atau Tunggak Semi. Manfaatnya untuk mencari rejeki dan tidak pemilih.

SISIK SEWU.
Seperti gambar sisik ikan, tetapi bila diperhatikan seperti pamor Udan Mas menggumpal menjadi satu, namun pamor ini kurang begitu dikenal, mungkin karena memang jarang. Selain untuk rejeki juga untuk meningkatkan wibawa. Cocok bagi pengusaha dengan banyak karyawan.

PUTRI KINURUNG.
Bentuknya menyerupai gambaran danau dengan tiga atau lebih “pulau” ditengahnya. Letaknya ditengah sor-soran. Tuahnya untuk memudahkan mencari rejeki dan mencegah sifat boros. Bisa diterima dikalangan manapun. Tidak pemilih.

GUMBOLO GENI.
Sering juga disebut “Gumbolo Agni” atau “Gumbolo Gromo”. Letaknya ditengah sor-soran dan gambarnya seperti “binatang Kala” dengan posisi ekor seperti menyengat. Tuahnya baik, wibawanya besar dan bisa untuk “singkir baya”, baik dimiliki oleh pimpinan sipil ataupun militer. Termasuk pamor pemilih.

TANGKIS.
Panamaan dari pamor yang hanya terdapat pada satu sisi saja dan sisi lain tanpa pamor alias kelengan, kadang kalau pamor atau bentuk bilah berlainan kiri-kanan sering juga disebut pamor Tangkis. Namun ini harus diperhatikan juga apakah memang tidak ada pamornya ataukah sudah hilang karena terkikis atau aus. Kalau karena aus maka ini bukan pamor Tangkis. Tuahnya menolak wabah penyakit.

PENGAWAK WAJA.
Ini istilah untuk keris TANPA pamor sama sekali. Pada keris muda, Pengawak Waja memang tidak diselipi bahan pamor, tetapi pada keris tua masih mengandung bahan pamor walau tidak kelihatan karena penempaan dibuat ratusan kali bahkan ribuan kali lipatan sehingga sudah menyatu dan luluh bilahnya. Hanya tampak seperti urat halus atau serat saja.
Tuahnya susah dibaca, hanya mereka yang mengetahui ilmu esoteri saja yang bisa membaca.

TRIMAN.
Ada yang menyebut Pamor TARIMO, mirip sekali dengan WOS WUTAH, tetapi agak rapat dan pamor ini tiba tiba berhenti ditengah bilah, kadang hanya ada di sor-soran saja. Pamor ini sesuai untuk yang berusia lanjut, pensiunan dan tidak lagi memikirkan soal duniawi. Baik juga dipunyai oleh yang bersifat brangasan, suka marah tetapi kurang baik dipunyai oleh mereka yang masih aktif bekerja.

ANDHA AGUNG.
Mirip pamor Rojo Abolo Rojo tetapi ukurannya relatif lebih kecil. Terletak ditengah bilah biasanya dikelilingi pamor Wos Wutah dan panjang hanya sepertiga atau setengah bilah. Tuahnya menyangkut kederajatan dan kewibawaan. Tergolong pamor tidak pemilih.

KUL BUNTET.
Mirip pamor Batu Lapak, bedanya pusarannya hanya satu dan alurnya melingkar dan secara keseluruhan lebih bulat dibandingkan pamor Batu Lapak. Tuahnya hampir sama dengan Batu Lapak tetapi Kul Buntet punya nilai rejeki. Selain menghidarkan bahaya juga menghalangi usaha penipuan. Umumnya pamor ini baik untuk semua orang.

KUTO MESIR.
Ada yang menyebut “Kutu Mesir” atau “Kutu Masir”. Bentuknya terdiri dari tumpukan gelang gelang tidak begitu bulat tetapi cenderung agak persegi. Letaknya dibagian sor-soran dan tuahnya hampir sama dengan Kul Buntet tetapi fungsi rejeki nya lebih kuat. Biasanya dicari pedagang, pengusaha dan pejabat tinggi. Pamor ini sering dikombinasi dengan pamor lain seperti Wos Wutah dan Tunggak Semi.

DAN RIRIS.
Ada yang menyebut Udan Riris, ada yang penuh dari sor-soran sampai ujung bilah, ada yang “mengisi” sebagian bilah saja. Walau bentuknya tidak seindah pamor Nogorangsang namun umumnya tuahnya lebih kuat. Selain kewibawaan dan kepemimpinan ada fungsi untuk menolak guna-guna. Pamor ini pemilih.

REGED BANYU.
Pamor ini ada yang menghias seluruh bilah, ada yang sebagian saja, tidak dari sor-soran keujung bilah. Tuahnya untuk melindungi si pemilik dari musibah mendadak. Bahasa Jawanya “Singkir Baya” atau “Tulak Bilahi”. Pamor ini tidak pemilih.

ROJO SULEMAN.
Ada yang menyebut pamor Nabi Sulaiman. Banyak pula yang mengatakan ini adalah rajanya pamor. Letaknya ditengah sor-soran. Tuahnya memang merupakan kumpulan dari hal-hal yang baik, positip. Menghindari bahaya dan mencari jalan rejeki, wibawanya kuat, disayang dan disegani orang disekilingnya. Namun pamor ini punya sifat “memilih”.

BATU LAPAK.
Bentuknya menyerupai pusaran yang melingkar-lingkar, biasanya lebih dari lima. Letaknya di sor-soran tengah. Tuahnya “Singkir Baya”. Baik untuk anggota Militer ataupun orang biasa. Berkhasiat bagi yang mempelajari kekebalan, bela diri. Pamor tidak memilih.

SIRAT.
Kadang disebut “Teja Bungkus” atau “Bima Bungkus”, baik dipegang oleh mereka yang punya posisi pimpinan karena factor wibawa, kepemimpinan dan disayang anak buah.

TUNGGUL WULUNG.
Yang baik kalau pamor Tunggul Wulung ini merupakan pamor tiban. Bentuknya mirip gambar anak yang sangat sederhana, hanya kepala, tangan dan kaki dan menempati daerah blumbangan. Tuahnya menolak berbagai macam penyakit dan tidak memilih tetapi pemiliknya harus berperi-laku baik, tak boleh menyeleweng. Tergolong pamor langka.

LINTANG KEMUKUS.
Disebut juga “Kukus Tunggal”, bentuknya seperti Sodo Saler, hanya dibagian sor-soran pamor ini menggumpal. Gumpalan ini boleh berupa Benang Setukel atau Tunggak Semi atau Wos Wutah atau juga Bawang Sebungkul. Selain dipercaya membawa rejeki juga untuk ketenaran dan menambah wibawa. Tidak pemilih.

PANCURAN MAS.
Banyak dicari pedagang dan pengusaha karena dipercaya membawa keberuntungan bagi pemiliknya, lagipula tidak pemilih. Bentuknya mirip Sada Saler tetapi dibagian ganjanya tepat diujung Sada Saler pamornya seperti bercabang dua.

SADA SALER.
Arti harfiahnya Lidi Sebatang, bentuknya sesuai dengan namanya. Berupa garis lurus membujur sepanjang bilah. Tuahnya ada yang untuk menambah kewibawaan, ketenaran (populeritas) atau keteguhan iman dan pamor ini cocok untuk semua orang.

WENGKON.
Ada yang menamakan pamor Tepen. Bentuknya mirip bingkai (wengkon artinya bingkai). Tuahnya untuk perlindungan, ada yang untuk menghindari dari godaan, ada yang memperbesar rasa hemat dan ada yang untuk menghindari dari guna-guna.

KUDHUNG.
Pamor ini selalu terletak diujung bilah dan tuahnya seperti namanya untuk melindungi pemiliknya dari serangan guna-guna dan perlindungan dalam situasi darurat. Pamor ini sering digunakan untuk “penunggu rumah”.

SATRIYA PINAYUNGAN.
Ada dua macam pamor Satriya Pinayungan. Yang pertama pamor pada bagian sor-soran, apa saja bentuknya, bisa Wos Wutah, lalu diatas pamor itu (dekat ujung bilah) terdapat pamor Kudhung. Yang kedua, motif pada sor-soran menyerupai Udan Mas tapi bentuknya teratur. Tiga bulatan mendatar diteruskan beberapa bulatan keatas.
Tuahnya sama,pelindung bagi pemiliknya dari perbuatan sirik orang lain. Walau keduanya tidak pemilih tetapi pamor yang pertama lebih cocok untuk mereka yang bekerja di pemerintahan sedangkan yang kedua untuk wiraswasta.

BADAELA.
Pamor ini tuahnya buruk, ada yang menyebut pamor Bebala. Sebaiknya dilarung saja sebab pemiliknya akan kena pindah, dicurigai serta menerima akibat buruk pekerjaan orang lain

UNTU WALANG.
Arti harafiahnya “Gigi Belalang”, tuahnya menambah kewibawaan seseorang. Dituruti kata katanya dan pamor ini tergolong pemilih, hanya orang yang punya kedudukan cukup tinggi bisa cocok. Untuk guru dan pendidik biasanya juga cocok.

TUNDUNG.
Tergolong pamor yang buruk tuahnya. Sipemilik akan sering pindah rumah atau diusir oleh sesuatu sebab. Rumahtangga tidak tentram dan dijauhi rejeki. Sebaiknya dibuang saja.

ENDAS BAYA.
Tuahnya buruk, sipemilik sering dapat musibah karena tingkah lakunya sendiri. Sebaiknya dibuang saja karena siapapun pemakainya akan selalu sial.

DHADHUNG MUNTIR.
Mirip Sada Saler tetapi “garis” ditengah bilah mempunyai motif seperti pilinan tambang atau dhadhung. Tuahnya sama dengan Sada Saler, menyangkut kewibawaan, keteguhan hati. Pamor ini banyak terdapat pada keris buatan Madura dan tergolong pamor pemilih.

RAHTAMA.
Terletak dibagian sor-soran merupakan pamor tiban diantara pamor dominan seperti Wos Wutah dan Ngulit Semangka. Baik sekali jika diberikan pada suami-istri yang baru menikah dengan harapan agar memperoleh anak yang soleh dan berbudi luhur.

PUSAR BUMI.
Disebut juga Puser Bumi. Bentuknya mirip Udan Mas tetapi dengan skala yang jauh lebih besar, minimal sebesar koin limapuluh rupiah dan kadang sampai 8 cm, terutama pada bilah tombak. Pamor ini tergolong pamor miring, merupakan lingaran yang berlapis dan bukan melingkar seperti obat nyamuk, tuahnya baik tetapi pemilih dan tidak semua orang “kuat” memilikinya. Umumnya dipercaya sebagai pamor yang baik untuk menjaga rumah.

LINTAS MAS.
Letaknya dibagian tengah sor-roran, paling sedikit jumlah pusaran-pusarannya ada lima buah. Baik untuk berdagang terutama perhiasan. Pamor ini pemilih dan tuahnya hanya bisa dirasakan oleh yang cocok saja.

SODO SALER.
Bentuknya merupakan garis lurus dari sor-soran keujung bilah. Tuahnya untuk kewibawaan dan keprajuritan serta meneguhkan dalam mencapai cita-cita, baik untuk militer atau yang berambisi mencapai sesuatu cita-cita. Tergolong pemilih.

NUR.
Letaknya ditengah sor-soran, mirip huruf S. tuahnya baik terutama untuk guru, pemimpin atau orang yang dituakan serta wibawanya besar, punya sifat pelindung dan tempat bertanya orang lain. Sifatnya pemilih, untuk yang masih “muda” umumnya kurang kuat.

SEKAR SUSUN.
Hampir seperti Melati Rinonce tetapi ukuran bunganya lebih besar. Bentuk bunga seperti bulatan pada pamor Bendo Segodo. Memudahkan dalam mencari rejeki dan tidak pemilih. Hanya ditemukan pada keris keris yang relatif muda.

SEKAR TEBU.
Hampir seperti Blarak Ngirid atau Sinered, tetapi ujungnya tidak sampai kebilah keris, malainkan agak mengumpul ditengah saja dan guratannya lebih halus. Tidak pemilih dan tuahnya untuk kewibawaan dan kepemimpinan.

KLABANG SAYUTO.
Seperti paduan pamor Blarak Ngirid dan Naga Rangsang. Sepintas seperti seekor klabang dengan kaki seribunya. Dipercaya bisa menambah kewibawaan dan kekuasaan. Pamor ini tergolong pemilih dan hanya cocok bagi yang memegang posisi pimpinan.

JALA TUNDA.
Tergolong pamor pemilih. Tuahnya untuk ketenaran, untuk menonjol dalam lingkungandan tergolong pamor langka walau dari teknik pembuatan tidak terlampau sukar. Sepintas mirip pamor Wengkon tetapi lebar dan pada bagian dalam ada lekuk-lekuk yang terkadang simetris berhadapan tetapi pada bagian lain sering tidak simetris. Pamor Jala Tunda yang bagus, garis-garis yang menjadi wengkon biasanya halus dan rangkap banyak sekali.

SUMUR BANDUNG.
Merupakan bulatan hitam besi tanpa pamor sebesar uang logam lima puluh sen-an atau lebih kecil sedikit letaknya ditengah bilah, diantara pamor – biasanya Wos Wutah nggajih atau Pendaringan Kebak nggajih. Banyak terdapat pada keris buatan Madura. Tergolong pamor pemilih dan paling cocok buat keprajuritan, militer atau yang belajar ilmu kekebalan.

BUNTEL MAYIT.
Nama yang menyeramkan, artinya “pembungkus mayat”. Tergolong pamor sangat pemilih. Kalau cocok akan cepat menanjak kariernya atau kekayaannya tetapi kalau tidak cocok bisa mendapatkan malapetaka. Karena itu bila menginginkan pamor ini sebaiknya ditanyakan dulu pada mereka yang tahu agar bisa dilihat cocok atau tidaknya.

JAROT ASEM.
Ini termasuk pamor langka walau tampaknya sangat sederhana tetapi pembuatannya sangat sulit. Sepintas seperti jalinan serabut kasar, saling menyilang arahnya tetapi tidak ada kesan tumpang tindih. Pamor ini dipercaya memberikan pengarus baik pada pemiliknya, menjadi teguh hatinya dan besar tekatnya. Amat cocok bagi yang punya cita cita besar baik dalam pendidikan ataupun dalam pekerjaan.

KENDHIT GUMANTUNG.
Ini termasuk pamor tiba. Letaknya dibagian sor-soran dan biasanya bercampur pamor yang lebih dominan seperti Wos Wutah atau Ngulit Semangka. Baik untuk setiap orang. Dipercaya dapat menolak segala macam penyakit menular, jadi seperti anti wabah. Tetapi pemiliknya harus menjaga tingkah lakunya dan jangan sampai menyeleweng dari jalan yang lurus.

KUPU TARUNG.
Sepintas seperti gambar kupu-kupu sedang berlaga. Namun esoterinya tidak ada sangkut paut dengan bidang laga, bahkan baik untuk pergaulan. Pamor ini tidak pemilih dan terletak sepanjang bilah dari sor-soran hingga ujung bilah.

MRUTU SEWU.
Mirip Udan Mas dan Sisik Sewu. Pamornya berupa bulatan besar dan kecil, rapat satu sama lainnya dan disela pamor yang berbentuk pusaran-pusaran itu ada semacam titik-titik pamor kecil. Pamor ini memudahkan mencari rejaki juga dipercaya orang memudahkan anak gadis atau janda dalam mencari jodoh dan pamor ini tidak pemilih.

RATU PINAYUNGAN.
Tergolong pamor tiban yang letaknya di sor-soran dan biasanya bercampur pamor dominan lainnya. Pengaruhnya baik pada pemiliknya, melindungi marabahaya, berwibawa dan punya pengaruh luas. Baik bagi seorang pimpinan tetapi tergolong keris pemilih.

LAWE SETUKEL.
Biasa disebut “benang setukel” atau “saukel”. Sepintas memang mirip benang yang diurai dari gulungannya. Keris ini cocok untuk polisi, militer atau pekerja lapangan. Banyak yang menganggap keris ini bisa menolak guna-guna dan keris ini tergolong pemilih.

YOGAPATI.
Hati-hatilah bila berjumpa dengan keris ini. Pamor ini punya pengaruh buruk sekali, terutama buat yang bekeluarga. Sering anak-anak sang pemilik sakit-sakitan atau bahkan meninggal. Sebaiknya dilarung saja.

KALACAKRA.
Tergolong pamor langka. Untuk penguasaan wilayah, kekuasaan dan kewibawaan serta kepemimpinan. Baik dipakai oleh pemimpin masyarakat. Ada faktor penolak bala dan guna-guna.

SLAMET.
Bentuknya mirip bayi berjambul sedang tidur. Letaknya di sor-soran dan juga terdapat pada tombak atau pedang. Tuahnya adalah untuk keselamatan dan tergolong “singkir baya”, termasuk berguna untuk menolak guna-guna. Kelebihan dibanding pamor lain, pamor Slamet ini juga mencegah fitnah serta omongan negatif. Tidak pemilih dan cocok untuk semua orang.

MAKRIB.
Kadang disebut pamor Makarib. Tuahnya baik sekali, menyangkut kepemimpinan, rejeki dan keselamatan dalam perjalanan dan pamor ini tidak pemilih.

PANGURIPAN.
Disebut juga pamor Ngurip-urip, mirip pamor Tamsul Kinurung tetapi bentuk utamanya bukan jajaran genjang melainkan lingkaran-lingkaran yang pada satu sisinya seperti meleleh. Letaknya ditengah sor-soran, tuahnya seperti namanya untuk memudahkan mencari sandang-pangan, rejeki. Pamor ini istimewa dan kadang bisa digunakan untuk mengusir mahluk halus. Perbawanya dijauhi binatang buas. Termasuk pamor tidak pemilih.

WENGKON.
Ada yang menyebut pamot Tepen, ada yang menyebut Lis-lisan. Bentuknya merupakan alur pamor yang merata sepanjang pinggiran bilah keris. Tuahnya macam-macam, ada yang bersifat perlindungan bagi pemiliknya agar terhindar dari bahaya. Ad yang memberikan perlindungan terhadap godaan batin, ada pula yang menambah rasa hemat. Pamor ini tidak pemilih.

WIJI SEMEN.
Tergolong pamor rekan dan juga pemilih. Tuahnya melindungi dari guna-guna atau mahluk halus. Tergolong pamor miring yang menempati bagian bilah dari sor-soran sampai keujung bilah.

TUMPUK.
Terletak dibagian sor-soran, bentuknya menyerupai garis melintang antara tiga sampai lima lapis, manfaatnya seperti Udan Mas, memudahkan “menumpuk” rejeki. Pada umumnya kerisnya lurus dengan dapur kalau tidak Tilam Upih atau Brojol.

Sabtu, 01 September 2012

Pesarean Gunung Kawi

Diposkan oleh Bless di 08.39 2 komentar

kawi

Gunung Kawi terletak pada ketinggian 2.860 meter dari permukaan laut, terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, tepatnya di Kecamatan Wonosari, sekitar 40 km sebelah barat Kota Malang. Dulu daerah ini disebut Ngajum. Namanya berubah menjadi Wonosari karena di tempat ini terdapat obyek wisata spiritual. Wono diartikan sebagai hutan, sedangkan Sari berarti inti. Namun bagi warga setempat, Wonosari dimaksudkan sebagai pusat atau tempat yang mendatangkan rezeki.

Kecamatan Wonosari memiliki luas hampir 67 kilometer persegi, dengan jumlah penduduk 43 ribu jiwa. Tempat ini berkembang menjadi daerahtujuan wisata ziarah sejak tahun 1980-an. Sebenarnya bukanlah Gunung Kawi-nya yang membuat tempat ini terkenal, tetapi adanya sebuah kompleks pemakaman di lereng selatan yang dikeramatkan, yaitu makam Eyang Kyai Zakaria alias Eyang Jugo, dan Raden Mas Imam Sujono, alias Eyang Sujo. Penduduk setempat menyebut area pemakaman tersebut dengan nama "Pesarean Gunung Kawi". Pesarean
yang terletak di ketinggian sekitar 800 m ini walaupun berada di lereng gunung, namun mudah dijangkau, karena selain jalannya bagus, banyak angkutan umum yang menuju ke sana. Dari terminal Desa

Wonosari, perjalanan diteruskan dengan berjalan mendaki menyusuri jalan bertangga semen yang berjarak kira-kira 750 m. Sepanjang perjalanan mendaki ini dapat dijumpai restoran, hotel, kios souvenir dan lapak-lapak yang menjual perlengkapan ritual. Setelah melewati beberapa gerbang, di ujung jalan didapati sebuah gapura, pintu masuk makam keramat. Makam yang menjadi pusat dari kompleks Pesarean Gunung Kawi. Makam yang menjadi magnet untuk menarik puluhan ribu orang datang setiap tahunnya.

Mitos Pesugihan
Gunung Kawi memang dikenal sebagai tempat untuk mencari kekayaan (pesugihan). Konon, barang siapa melakukan ritual dengan rasa kepasrahan dan pengharapan yang tinggi maka akan terkabul permintaanya, terutama menyangkut tentang kekayaan.
Mitos ini diyakini banyak orang, terutama oleh mereka yang sudah merasakan "berkah" berziarah ke Gunung Kawi.

Namun bagi kalangan rasionalis-positivis, hal ini merupakan isapan jempol belaka. Mitos dalam bahasa sehari-hari diartikan sebagai cerita bohong, kepalsuan,
dan hal-hal yang berbau dongeng (tahayul). Dalam bahasa Inggris, myth yang mengadopsi bahasa Latin mythus berarti penuturan khayali belaka.

Antropolog memandang mitos sebagai sesuatu yang diperlukan manusia untuk menjelaskan alam lingkungan di sekitarnya, dan juga sejarah masa lampaunya. Dalam hal ini, mitos dianggap sebagai semacam pelukisan atas kenyataan dalam bentuk yang disederhanakan sehingga dipahami oleh awam (Ruslani, 2006: 5). Namun mitos, bagi kalangan penganut strukturalisme-fungsional juga dianggap penting karena berfungsi sebagai penyedia rasa makna hidup yang membuat orang yang bersangkutan tidak menjadi sia-sia hidupnya. Perasaan bahwa hidup ini
berguna dan bertujuan lebih tinggi daripada pengalaman keseharian merupakan unsur penting dalam kebahagiaan.

Biasanya lonjakan masyarakat yang melakukan ritual terjadi pada hari Jumat Legi ( hari pemakaman Eyang Jugo) dan tanggal 12 bulan Suro (memperingati wafatnya Eyang Sujo). Ritual dilakukan dengan meletakkan sesaji, membakar dupa, dan bersemedi selama berjam-jam, berhari-hari, bahkan hingga berbulan-bulan.

Di dalam bangunan makam, pengunjung tidak boleh memikirkan sesuatu yang tidak baik serta disarankan untuk mandi keramas sebelum berdoa di depan makam. Hal ini menunjukkan simbol bahwa pengunjung harus
suci lahir dan batin sebelum berdoa.

Selain pesarean sebagai fokus utama tujuan para pengunjung, terdapat tempat-tempat lain yang dikunjungi karena 'dikeramatkan' dan dipercaya mempunyai kekuatan magis untuk mendatangakan keberuntungan,
antara lain:


1. Rumah Padepokan Eyang Sujo
Rumah padepokan ini semula dikuasakan kepada pengikut terdekat Eyang Sujo yang bernama Ki Maridun. Di tempat ini terdapat berbagai peninggalan yang dikeramatkan milik Eyang Sujo, antara lain adalah bantal dan guling yang berbahan batang pohon kelapa,serta tombak pusaka semasa perang Diponegoro.

2. Guci Kuno
Dua buah guci kuno merupakan peninggalan Eyang Jugo. Pada jaman dulu guci kuno ini dipakai untuk menyimpan air suci untuk pengobatan. Masyarakat sering menyebutnya dengan nama 'janjam'. Mungkin ingin menganalogkan dengan air zamzam dari Padang Arafah yang memiliki aneka khasiat. Guci kuno ini sekarang diletakkan di samping kiri
pesarean. Masyarakat meyakini bahwa dengan meminum air dari guci ini akan membikin seseorang menjadi awet muda.

3. Pohon Dewandaru
Di area pesarean, terdapat pohon yang dianggap akan mendatangkan keberuntungan. Pohon ini disebut pohon dewandaru, pohon kesabaran. Pohon yang terasuk jenis cereme Belanda ini oleh orang Tionghoa disebut sebagai shian-to atau pohon dewa. Eyang Jugo dan Eyang Sujo
menanam pohon ini sebagai perlambang daerah ini aman. Untuk mendapat 'simbol perantara kekayaan', para peziarah menunggu dahan, buah dan daun jatuh dari pohon. Begitu ada yang jatuh, mereka langsung berebut. Untuk memanfaatkannya sebagai azimat, biasanya daun
itu dibungkus dengan selembar uang kemudian disimpan ke dalam dompet.

Namun, untuk mendapatkan daun dan buah dewandaru diperlukan kesabaran. Hitungannya bukan hanya, jam, bisa berhari-hari, bahkan berbulan-bulan. Bila harapan mereka terkabul, para peziarah akan datang lagi ke tempat ini untuk melakukan syukuran.

Pejuang Diponegoro
Siapakah sesungguhnya Eyang Jugo dan Eyang Sujo, yang dimakamkan dalam satu liang lahat di pesarean Gunung Kawi ini? Menurut Soeryowidagdo (1989), Eyang Jugo atau Kyai Zakaria II dan Eyang Sujo atau Raden Mas Iman Sudjono adalah bhayangkara terdekat Pangeran Diponegoro. Pada tahun 1830 saat perjuangan terpecah belah oleh siasat kompeni, dan Pangeran Diponegoro tertangkap kemudian diasingkan ke Makasar, Eyang Jugo dan Eyang Sujo mengasingkan diri ke
wilayah Gunung Kawi ini.

Semenjak itu mereka berdua tidak lagi berjuang dengan mengangkat senjata, tetapi mengubah perjuangan melalui pendidikan. Kedua mantan bhayangkara balatentara Pangeran Diponegoro ini, selain berdakwah agama islam dan mengajarkan ajaran moral kejawen, juga mengajarkan cara bercocok tanam, pengobatan, olah kanuragan serta ketrampilan lain yang berguna bagi penduduk setempat. Perbuatan dan karya mereka sangat dihargai oleh penduduk di daerah tersebut, sehingga banyak masyarakat dari daerah kabupaten Malang dan Blitar datang ke padepokan mereka untuk menjadi murid atau pengikutnya.

Setelah Eyang Jugo meninggal tahun 1871, dan menyusul Eyang Iman Sujo tahun 1876, para murid dan pengikutnya tetap menghormatinya. Setiap tahun, para keturunan, pengikut dan juga para peziarah lain datang ke
makam mereka melakukan peringatan. Setiap malam Jumat Legi, malam meninggalnya Eyang Jugo, dan juga peringatan wafatnya Eyang Sujosetiap tanggal 1 bulan Suro (muharram), di tempat ini selalu diadakan perayaan tahlil akbar dan upacara ritual lainnya. Upacara ini
biasanya dipimpin oleh juru kunci makam yang masih merupakan para keturunan Eyang Sujo.

Tidak ada persyaratan khusus untuk berziarah ke tempat ini, hanya membawa bunga sesaji, dan menyisipkan uang secara sukarela. Namun para peziarah yakin, semakin banyak mengeluarkan uang atau sesaji, semakin banyak berkah yang akan didapat. Untuk masuk ke makam
keramat, para peziarah bersikap seperti hendak menghadap raja, mereka
berjalan dengan lutut.

Hingga dewasa ini pesarean tersebut telah banyak dikunjungi oleh berbagai kalangan dari berbagai lapisan masyarakat. Mereka bukan saja berasal dari daerah Malang, Surabaya, atau daerah lain yang berdekatan dengan lokasi pesarean, tetapi juga dari berbagai penjuru
tanah air. Heterogenitas pengunjung seperti ini mengindikasikan bahwa sosok kedua tokoh ini adalah tokoh yang kharismatik dan populis.

Namun di sisi lain, motif para pengunjung yang datang ke pesarean ini\ pun sangat beragam pula. Ada yang hanya sekedar berwisata, mendoakan leluhur, melakukan penelitian ilmiah, dan yang paling umum adalah
kunjungan ziarah untuk memanjatkan doa agar keinginan lekas terkabul.

Ritual dalam Komodifikasi Budaya
Pada setiap malam Satu Suro (Muharram), area Pesarean Gunung Kawi dikunjungi oleh ribuan orang peziarah dari berbagai kota dan daerah  telah berdatangan sejak sore hari. Mereka memenuhi penginapan- penginapan yang memang banyak terdapat di daerah sekitar pesarean
(makam). Sambil beristirahat, mereka menunggu saat datangnya tengah malam di mana berbagai upacara ritual akan diselenggarakan.

Parapedagang bunga, kemenyan, lilin, hio (dupa) dan perlengkapan sesaji lainnya sibuk melayani para peziarah. Sementara itu beberapa ibu-ibu menggoreng ratusan ekor ayam utuh yang dipesan para peziarah untuk
upacara sesaji malam harinya.

Seiring dengan itu pada keesokan harinya diadakan kirab sesaji dan pembakaran patung simbol sangkala (Bathara Kala). Bencana yang terus menerus melanda bumi Indonesia membuat masyarakat prihatin. Sikapprihatin inipun diungkapkan dalam prosesi kirab sesaji di pesarean
Eyang Jugo dan Eyang Sujo melalui upacara pembakaran patung sangkala atau ogoh-ogoh. Patung sangkala atau ogoh-ogoh, dikenal sebagai simbol keangkaramurkaan dan malapetaka. Dengan dibakarnya patung ini, diharapkan sifat keangkaramurkaan dan malapetaka bisa lenyap dari
bumi pertiwi.

Prosesi kirab ini diikuti oleh seluruh elemen
masyarakat Wonosari, diawali dengan kirab sesaji dari lapangan desa setempat kemudian diarak berjalan menuju ke pesarean. Di akhir prosesi, patung sangkala dibakar oleh Kepala Desa Wonosari, sementara pengusung patung, yang memakai pakaian serba hitam, menari-nari layaknya kesetanan.

Melihat potret suasana tersebut, Pesarean Gunung Kawi lebih mirip pasar raya dari pada sebuah kompleks pemakaman. Pertunjukan wayang kulit, musik dangdut, serta barongsai pun ikut meramaikan suasana. Kesan seram, angker, dan tempat mencari kekayaan yang seperti yang dibayangkan, pada saat itu seolah tenggelam oleh hingar-bingar para pengunjung.

Ketika zaman berubah, motif spiritual juga terus bergeser. Dengan dalih estetika, nampaknya pihak pemerintah daerah setempat merasa perubahan `tampilan' upacara ritual sudah merupakan kebutuhan. Dengan diciptakannya upacara ritual yang semakin meriah.

Banyak yang bernilai jual di sana-sini. Fungsi latennya sudah bisa ditebak, yaitu agar upacara ritual bisa lebih enak ditonton, berselera pasar, dan selanjutnya bisa mendongkrak pendapatan daerah (marketable).

Tak peduli apakah kreasi ini meninggalkan sisi nilai-nilai ritual atau mengabaikan makna bagi komunitas pemiliknya. Kondisi semacam ini menurut Theodore Adorno dan Horkheimer bisa disebut sebagai
komodifikasi budaya (Agger, 2006: 179). Kedua tokoh aliran sosiologi kritis asal Jerman ini melihat bahwa budaya di era kapital serta industrialisasi ini telah menjelma sebagai sebuah komoditas. Artinya, suatu fenomena budaya akan diproduksi terus menerus dan dimodifikasi untuk memperoleh keuntungan.

Etnis Tionghoa dan Pesan Multikultural
Dengan berjalannya waktu, sekarang boleh dibilang lebih banyak masyarakat Tionghoa yang datang berziarah daripada masyarakat Jawa sendiri. Bahkan dalam hari-hari tertentu, seperti hari raya Imlek dan Tahun Baru Islam, jumlah masyarakat Tionghoa yang datang berziarah
jauh lebih banyak daripada masyarakat Jawa sendiri.

Keikutsertaan warga Tionghoa dalam lingkungan perziarahan di Pesarean Gunung Kawi sebenarnya dimulai dari seorang yang bernama Tan Kie Lam.

Pada waktu itu ia sempat diobati dan disembuhkan oleh Eyang Sujo berkat air guci wasiat peninggalan Eyang Jugo. Kemudian, Tan Kie Lam pun ikut berguru di padepokan gunung kawi dan tinggal di sana. Sebagai seorang Tionghoa, ia mungkin merasa kurang pas dengan ikut cara ritual masyarakat Jawa. Akhirnya, ia mendirikan sebuah "kelenteng kecil"-nya sendiri untuk bersembahyang dan untuk menghormati kedua almarhum gurunya.

Tetapi yang membuat Pesarean Gunung Kawi ini terkenal adalah seorang Tionghoa yang kemudian menjadi pediri perusahaan rokok Bentoel - sebuah perusahaan rokok besar yang pernah berdiri di Malang. Konon, sang pendiri PT. Bentoel ini, ketika itu datang untuk berguru olah-
kanuragan di padepokan Gunung Kawi. Tetapi oleh sang juru kunci niat itu ditolak dengan alasan bahwa ia tidak pantas menjadi seorang pendekar, tetapi lebih cocok menjadi pedagang saja. Sang juru kunci lantas menyarankan ia pulang saja, sambil membekalinya dua batang bentoel (umbi-umbian).

Sesampai di rumah, ia berpikir bahwa oleh-oleh dua batang bentoel ini pastipunya arti. Akhirnya, ia menggunakan Cap Bentoel sebagai merk usahanya. Berkat kegigihan dan kerja kerasnya, perusahan rokok Cap Bentoel maju pesat. Dan sebagai tanda terima kasih dan baktinya terhadap Eyang Jugo dan Eyang Sudjo, ia membagun jalan dan prasarana-prasarana di kompleks Pesarean Gunung Kawi tersebut.

Rupanya, kabar hubungan antara kesuksesan Rokok Bentoel dan pesarean Gunung Kawi dengan cepat menyebar luas di kalangan masyarakat

Tionghoa. Akibatnya banyak masyarakat Tionghoa berbondong-bondong datang ke sana. Selain mengikuti upacara ritual standar Islam-Kejawenn yang dilakukan oleh para juru kunci makam, para peziarah Tionghoa juga melakukan ritual tionghoanya. Segera saja klenteng kecil buatan Tan Kie Lam dirasa tak bisa lagi menampung membanjirnya kaum Tionghoa yang ingin bersembahyang. Untuk itu dibangunlah tiga buah kelenteng kecil yang letaknya lebih dekat lagi dengan makam.

Di ketiga kelenteng ini diisi oleh Dewa Bumi Ti Kong, Dewi Kwan Im, dan kelenteng khusus untuk Ciam-si (ramalan). Sering terlihat lilin-lilin merah besar yang tingginya 2m atau lebih berjejalan memenuhi kelenteng ini. Di atas sampul plastik lilin-lilin tersebut biasanya tertulis permohonan dari perusahaan atau keluarga tertentu. Sedangkan di areal pesarean dibangun sebuah masjid yang cukup megah, yang menurut petugas pemandu merupakan sumbangan seorang konglomerat di Indonesia.

Memang, kecuali dalam pendopo makam, di hampir semua tempat di kompleks makam yang dikeramatkan oleh masyarakat Jawa, seperti Padepokan Eyang Iman Sujono, bekas rumah tinggal Tan Kie Lam, dan pemandian Sumber Manggis, semuanya juga diletakkan altar ritulal khas
Tionghoa. Bahkan kedua Eyang mendapat julukan dalam bahasa Tionghoa. Eyang Djego disebut Taw Low She atau Guru Besar Pertama, sedangkan Djie Low She atau Guru Besar Kedua adalah sebutan untuk Eyang Iman Sujo.

Hasil akhirnya, sekarang kompleks pesarean Gunung Kawi menjadi tempat percampuran budaya dan ritual khas Jawa dan Tionghoa. Bagi mereka yang pertama kali datang ke gunung kawi pastilah akan mengkerutkan
dahi melihat apa yang terjadi di sini.

Adalah menjadi pemandangan rutin di kelenteng Gunung Kawi bila melihat seorang Jawa bersarung dan bertopi haji dengan khitmatnya bersoja dengan hio di tangan, sementara di sampingnya seorang ibu berkerudung sedang dengan penuh konsentrasi mengocok bambu ramalan
(ciam-si). Dan kalau diperhatikan, ternyata para `petugas kelenteng' gunung Kawi ini pun ternyata kebanyakan adalah warga Jawa.

Pada setiap upacara perayaan ritual, setelah lepas malam, para peziarah Jawa dan Tionghoa larut dalam kegiatannya. Mereka berjalan berlawanan arah jarum jam mengelilingi pendopo sebanyak tujuh kali, dengan setiap saat berhenti di depan pintu sisi utara, timur, selatan dan barat, sambil menghormat ke dalam makam.

Sementara itu, di dalam pendopo makam dipenuhi para peziarah Jawa dan Tionghoa yang memiliki niatan khusus. Sambil membawa bunga dan kemenyan, mereka dengan sabar menunggu giliran didoakan di depan nisan oleh para asisten juru kunci. Setelah doa dalam bahasa Jawa dan
Arab digumamkan, biasanya para peziarah akan mendapat "bunga layon" (bunga layu) yang sudah ditaburkan dari makam. Khabarnya bunga tersebut memiliki khasiat pembawa rezeki dan pengobatan. Uniknya, banyak peziarah yang menempatkan bunga tersebut di kantong merah dan kuning yang bergambar lambang Pakua dan bertuliskan huruf Tionghoa.

Yang merah cocok untuk ditempatkan di tempat usaha, sedangkan yang kuning di bawa pulang untuk digantung di dalam rumah. Berbaurnya unsur budaya dalam sebuah ritual antara budaya Jawa dan Tionghoa ini terlihat mencolok lagi pada peringatan Malam Satu Suro lalu. Dalam kompleks pemakaman tersebut, tempat pertunjukan wayang kulit dengan lakon tertentu sering dipesan oleh warga Tionghoa sebagai hajat nadarnya. Sedangkan pada acara yang sama beberapa warga masyarakat Jawa berpartisipasi memberikan angpau atau malah menjadi bagian dari penari barongsai yang sedang beraksi.

Dalam kacamata budaya, ada hal yang menarik dalam fenomena ini. Mayoritas pelaku ritual adalah penduduk asli yang berpakaian adat Jawa Timuran sambil membawa tandu-tandu berisisi aneka sesembahan, namun di tengah iring-iringan warga Jawa dan Tionghoa yang juga diiringi tarian Jawa ini menyelip juga barongsai, tarian singa khas Tionghoa. Entah apakah peristiwa semacam ini pernah terlintas di benak oleh Eyang Jugo dan Eyang Iman Sujo semasa hidupnya. Tapi yang jelas, upacara semacam ini dapat menjadi pemersatu antaretnis yang membawa pesan multikultural, yakni kerukunan dan perdamaian

Banyak yg anaknya menjadi keterbelakangan mental sebagai tumbal ketika mengambil pesugihan di gunung kawi ini.

Rabu, 29 Agustus 2012

Doa Melunakkan Hati Orang Agar Mau Membantu

Diposkan oleh Bless di 01.26 1 komentar

Maaf Gan,.... Ini buat agan-agan yang menghadapi orang yang agak sulit untuk dimintai bantuan, kalo ke bank cari tahu nama orang yang berpengaruh dalam pencairan dana lalu saat berdoa bayangkan dan tujukan ke dia
Bila agannya mengharap orang lain membantu keperluan agan, misalkan agan meminjam uang, meminta sumbangan atau meminta bantuan tenaganya, maka sebelum agan menemui orang yang dimaksud bacanya ayat dibawah ini 7 kali :
Bismillahirrahmaanirrahiim. Walammaa dakhaluu min haitsu amrahun abuuhum maa kaana yughnii 'anhum minallahi min syay-in illa haajatan fii nafsii ya'quuba qadhaahaa
Artinya :
"Dan tatkala mereka masuk menurut apa yang diperintahkan ayah mereka maka (cara mereka yang tempuh itu) tiadalah melepas dari takdir Allah,akan tetapi itu hanya suatu keinginan pada diri Ya'kub yang telah ditetapkannya" (QS. Yusuf : 68)

Dengan Bacaan diatas Insya Allah orang yang dimaksud akan bersedia membantu agannya dengan ringan dan ikhlas..
Jadi kalo minjem duit gede gak perlu jaminan BPKB deeeh
Sumber : Kitab Sillahul Mukmin yang di ajarkan ke ane oleh Kyai Makhfudz Sya'roni
Pengalaman Pribadi ane
Ane ke Bank tanya2 dulu n liat tampang tuh orang Bank n buat janjian lalu ane siapkan segala yang dibutuhkan waktu itu cuman modal KTP doang Gan sekarang juga masih tetep kayaknya
Sebelum berangkat ane baca itu dulu 7 kali sambil bayangkan dia akan membantu....Setelah itu ane berangkat ke Bank tersebut Gan...
Alhasil ane tanpa agunan alias tanpa jaminan... Kalo pun ane gak bayar ane aih menang Gan karena tak ada jaminannya
Tapi ane tetep bayar 100% ampe lunas kok Gan
Kalo bisa tetap bayar yah, kasihan kan
Tapi kalo agannya pemula coba dipraktekan ke teman atau perorangan dulu, kalo sering sukses silakan praktekkan ke instansi

http://livebeta.kaskus.co.id/thread/000000000000000015056449/doa-melunakkan-hati-orang-agar-mau-membantu