Kamis, 04 Oktober 2012

Iblis dan Jin Versi Islam

Diposting oleh Bless di 20.30 10 komentar

blis menurut arti bahasa berasal dari Ablasa yang berarti putus asa dari Rahmat Tuhan.

Ungkapan diatas menunjukkan bahwa lblis itu nama aslinya tidak Iblis. Dia disebut iblis setelah mendapat la'nat dari Allah Ta'ala. Ibnu Abi Dunya dan yang pernah meriwayatkan suatu Hadits dari Rasulullah saw bahwa nama Iblis pada waktu masih bersama dengan malaikat adalah 'Azazil, jadi dia termasuk golongan malaikat yang bersayap empat.

Kemudian dia terkena laknat, lantaran tidak mengikuti perintah Allah Ta'ala, yakni memberi penghormatan kepada manusia pertama (Adam), sehingga jadilah dia putus asa dari harapan. Abil Mustana meriwayatkan lain, yaitu bahwa Iblis namanya adalah Nail, kemudian setelah Allah Ta'ala marah terhadapnya, dinamakanlah ia "Syaithan".

Demikian juga riwayat Ibnu Abbas mengatakan bahwa ketika iblis menentang perintah Allah, terlaknatlah dia dan ia menjadi Syaithan.

Dari uraian diatas dapat dimengerti bahwa:
· Iblis/syaithan itu asalnya adalah dari kelompok Malaikat.
· Iblis adalah sebutan baru, yaitu setelah ia mendapat laknat dari Allah Ta'ala. Nama aslinya adalah Azazil/Nail.
Abu Umar bin Abdul Barr pernah menjelaskan bahwa jin mempunyai tingkalan-tingkatan, sehingga dalam sebutan sehari-hari pun dibedakan, yaitu:
· Jin yang tidak mengganggu manusia disebut Jiny.
· Jin yang menetap bersama-sama manusia, sehingga nianusia bersangkutan tampak tidak waras, dinamakan 'Amir.
· Jin yang sering mengganggu anak-anak kecil mereka (orang-orang) mengatakan Arwah.
· Bila jin ini sangat nakal dalam arti melebihi dari gangguan ringan (tidak sekedar tampak di hadapan anak-anak kecil itu) disebut Syaithan, yang lebih dari ini dinamakan Maridun.
· Dan yang paling nakal disebut 'ifrit .

Atau lebih rinci :
1. Iblis : (Bapak moyang Setan dan Jin)
2. Asy-Setan : Setan-setan
3. Al-Maraddah : Pembisik(pewas-was)
4. Al-‘Afaariit : Penipu-penipu
5. Al-A’waan : Pelayan-pelayan
6. Al-Ghawwaasuun : Penyelam-penyelam
7. Al-Tayyaaruun : Penerbang-penerbang
8. At-Tawaabi’ : Pengikut-pengikut (Pengekor)
9. Al-Quranaa’ : Pengawan-pengawan
10. Al-‘Ummaar : Para Penggembira
7 Raja Jin yang Kafir:
1. Mazhab
2. Marrah
3. Ahmar
4. Burkhan
5. Syamhurash
6. Zubai’ah
7. Maimun
7 Raja Jin yang Islam:
1. Ruqiyaail
2. Jibriyaail
3. Samsamaail
4. Mikiyaail
5. Sarfiyaail
6. ‘Ainyaail
7. Kasfiyaail
Raja Jin yang menguasai semua jin tersebut bernama THATHAMGHI YAM YAL.

Sedangkan Anak keturunan Iblis, menurut Sayyidina Umar Bahwa Anak keturunan Iblis/Azazil itu mempunyai tugas masing-masing :
1. Zallaitun, Zalfaitoun dipanggil juga Zallanbur, dalam melaksanakan tugasnya menggoda para pedagang di pasar, agar gemar omong, sumpah palsu, memuji dagangan sendiri, berbohong terhadap takaran dan timbangan. Di dalam sebuah kamus disebutkan, bahwa tugas Zallaitoun atau Zallanbour ini adalah memisahkan antara suami dan istrinya dan membeberkan aib seorang wanita kepada suaminya.
2. Watsin, selaku pengelola bencana, dalam menunaikan tugasnya ia menggoda agar si korban berteriak-teriak, memukul-mukul din sendiri dan sebagainya. Ada yang mengatakan, bahwa setan bencana adalah Tabar.
3. A'wan, dalam menunaikan tugasnya bisa saja dengan mempengaruhi pejabat, agar berbuat aniaya.
4. Haffaf, setan pada khamr dan yang terkait dengan khamr,
5. Murrah, Setan pada alat musik (yang ditiup)
6. Laqous dipanggil juga Zajis. Adalah setan yang ada pada orang Majusi/penyembah api. Ada yang mengatakan bahwa Laqis dan Walhan bersama-sama bertugas melakukan godaan pada thaharah (bersuci) dan salat. Disini mereka berusaha minimbulkan was-was.
7. Masuth, adalah setan gossip penyebar berita bohong, atau menambahi/mengurangi berita. Masuth, dipanggil juga sebagai Mathoun.
8. Walhan, bertugas mengganggu orang wudlu, shalat agar was-was. Ada yang berpendapat bahwa setan orang shalat itu bernama, Khanzab.
9. Dasim, dalam menunaikan tugasnya, ia mengobar-ngobarkan api pertikaian antara suami-istri, agar terjadi perceraian di antara keduanya.Pendapat lain mengatakan bahwa Dasim adalah nama untuk setan yang pada makanan/minuman yang tidak dibacakan Asma Allah ketika memakan/meminumnya, atau ia berada pada pakain/selimut dan ikut tidur bila tidak membaca Asma Allah, juga berada pada pakaian yang dilipat dan tidak membaca Asma Allah. Dasim juga suka berada di rumah yang tidak dibacakan Al Qur’an atau kalau akan masuk rumah mengucapkan salam.

Sebagian ulama menyebutkan pengganti Laqous, Murrah dan Haffaf dengan tiga anak iblis lainnya yaitu:
’Awar ia bertugas mengajak kepada penzinaan. Ia ”meniup” kemaluan laki-laki dan pantat wanita.

Wasnan, ia menggoda orang tidur, membebani kepalanya (si orang tidur tadi) serta membuat pelupuk mata, agar tetap tidur dan tidak bangun untuk mengerjakan salat dan ibadah yang lainnya. Di lain kesempatan ia juga mengganjal mata supaya tidak tidur untuk diajak berzina, atau perbuatan jahat lainnya.

Abyadh, ia bertugas menggoda para nabi dan wali.

Jin Ifrit (Jin yang paling jahat) yang mempunyai kerajaan yang besar yang ditaklukkan pada zaman Nabi Sulaiman :
1. Thamrith
2. Munaliq
3. Hadlabajin
4. Shughal
Dan Malaikat yang mengawal semua jin-jin di atas bernama Maithatarun yang bergelar QUTHBUL JALALAH.

Madzhab, beliau adalah salah satu raja jin tertua saat ini, dan beliau hadir saat Nabi Sulaiman berkuasa. Beliau salah satu Raja Jin di kawasan Timur, kekuasaannya dibawah kontrol Sayyid Jalyut. Beliau memiliki 360 suku bangsa Jin dibawah nya. Beliaulah yang menguasai ilmu merubah sesuatu menjadi emas. Beliau mempunya 6 tempat singgah, dimana beliau pasti berpindah2 dari satu tempat ke tempat lain untuk mengawasi daerah kekuasaan dan rakyat yang dipimpinnya. Salah satu anaknya yang terkenal adalah Said bin Al-Madzhab (yang mungkin menjadi penerusnya kelak) dan beliau mempunyai seorang anak perempuan yang sangat cantik bernama **lah