Senin, 06 Februari 2017

Cara Membedakan Memilih Memahar Tambang Liring Asli Palsu

Diposting oleh Blogger di 12.33 51 komentar

Cara Memahar Tambang Liring Asli yang aliran kiri pakai darah:


1. Hati-hati belakangan ini banyak beredar Tambang Liring Tidak jelas, jika ingin memahar perhatikan apakah dibuat di kertas, kain, atau kulit apa? Mayoritas Tambang Liring Buatan lama terbuat dari kulit Kijang Putih, Macan Dahan, Kukang. Jika dari kertas atau kain biasanya sudah tidak utuh.

Kulit yang sudah tidak utuh karena usia
Berikut contoh dari kertas yang sudah tidak utuh
Kain yang sudah tidak utuh karena usia

2. Jika buatan baru meragukan tanya siapa Dalang yang membuat setiap dalang ada ciri khas dan biasanya dalang cukup terkenal saja yang Tambang Liringnya bagus. Dikenal disini sering main pentas, karena banyak dalang yang tidak laku malah buat Tambang Liring disini kita musti jeli untuk diri sendiri aja susah laku efek Tambang Liring berarti tidak berkerja. 

3. Lalu tanya pemilik darah karena cara pakai kita menggunakan nama pemilik darah

4. Lalu cara pakai Tambang Liring, jika penjual tidak tau cara pakai lupakan tidak perlu mahar karena Tambang Liring ada cara pakai khusus jika tidak tau yah... percuma. Karena Tembang Liring bukan asal pakai dengan pakai dupa dll tapi ada cara pakai khusus. Jika buatan baru Dalang Masih hidup bisa tanyakan langsung kepada masing-masing dalang punya cara berbeda yg khusus.

5. Perhatikan gambar tidak semua Tambang Liring bisa untuk pelet kalau cuma gambar naga dengan arjuna berperang tanpa srikandi, bidadari atau  tanpa payung maka bukan untuk pelet. Namun ada yang Arjuna atau Semar sendiri itu khusus untuk pelet.

Contoh tambang liring untuk kepahlawan bukan untuk pelet

6. Untuk TL yang cocok dipakai cewe hanya TL gambar tertentu saja misal gambar Bidadari saja atau Srikandi.

Berikut contoh gambar bidadari saja yang cocok dipakai cewe, walaupun cowo juga cocok. Keistimewaan gambar bidadari boleh dipakai cewe yang lesbi.

Gambar Kukang yang juga bisa dipakai cewe dan cowo

Gambar semar memiliki keistimewaan bisa dipakai juga oleh cowo yang homo/gay

Berikut contoh gambar-gambar foto dibawah adalah contoh Tembang Lereng asli aliran kiri yang pakai Darah buatan lama dan buatan baru. Semua gambar-gambar disini saya ambil dari Grup Whatsup Tambang Liring 
terima kasih.









































Mengenal Badik Kawali Bugis Makkssar Termahal

Diposting oleh Blogger di 11.58 0 komentar
Racun pada senjata Bugis dikenal dengan sebutan 'Musso' berasal dari:
Bahan baku pembuatannya yang mengandung racun, misalnya perpaduan beberapa jenis logam tertentu dapat menghasilkan komposisi logam yang mengandung racun di tanah bugis sebuah senjata mengandung racun atau tidak biasanya dapat dilihat secara kasat mata seperti jenis ,malela, dan wellangpellang;

Proses pembuatannya dicampuri beberapa jenis racun,
Kemampuan supranatural seorang panre yang mampu memadukan unsur fisik dan metafisik..beberapa panre ditanah Bugis yang terkenal dengan kualitas senjatanya yang sangat berbisa seperti 'La Gecong' di Bone dengan badik buatannya yang dikenal dengan sebutan badik Gecong, Panre 'Baitullah' di Luwu, dan Panre 'Kanaa' di Soppeng


Jenis 'Pamussa' yang diletakan dalam pangulu, pamussa dapat terdiri berbagai bahan baku dan mantera tergantung akan dipakai untuk apa senjata tersebut...seperti kalau ingin ditakuti dan tidak ada lawan maka salahsatu bahan yang sering digunakan adalah kain yang digunakan menutupi wanita yang wafat dalam keadaan mengandung, kalau ingin disenangi maka salah satu bahannya adalah jenis kayu manis

Pada saat merawat senjata, digunakan beberapa campuran bahan racun seperti arsenik sekaligus untuk membersihkan badik.

Antara racun pada senjata dan 'pamussa' dalam filosofi orang Bugis adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan, ibaratnya bahannya (bessi) adalah hardware sedangkan 'pamussa, adalah sofwarenya, jangan heran kalau terkadang pada saat mencabut senjata bugis(Tappi/Badik) kadang ada perasaan lain bahkan biasa sampai merinding itulah pengaruh pamussa. 

Sering kita mendengar ungkapan-ungkapan dari kolektor senjata mengenai senjata bugis 'bahwa senjata-senjata bugis keindahannya hanya bisa dirasakan dengan hati, karena ketika dipegang senjata bugis membawa aura tersendiri' semua itu disebabkan oleh 'pamussa'





Dalam filosofi orang bugis, sebagus-bagunya 'bessi' /senjata, kalau tidak di pamussa maka akan berkurang kekuatannya..wallahualam

Beberapa Contoh Senjata Bugis yang mengandung bisa/racun (Musso)

Malela Hitam paling beracun semua bagian senjata adalah racun biasanya hanya tergores saja orang hitungan menit sudah mati. Karena ini adalah racun mistik gaib maka tidak ada penawarnya. Dan inilah Musso paling tinggi dibandingkan dengan lainnya, jaman dulu hanya pasukan khusus dan raja saja yang boleh memakai jenis ini. Untuk peningalan jaman dulu harga sangat tinggi karena dipercaya jika sudah banyak korban maka membawa kekuatan untuk kekuasaan si pemiliknya.


Malela Putih untuk badik jenis ini adalah senjata rahasia para Raja dan pasukan khusus karena digunakan untuk membunuh tanpa ketahuan karena mempunyai daya gaib saat membawa tidak akan ketahuan biasa hanya cukup digores dan tidak sampai melihat matahari korban sudah mati. Jadi tidak ketahuan korban mati karena kenapa.


Wellangpellang artinya belang warna atas dan bawah bagian atas adalah racunnya bawah pamor

Salapu belang bagian atas dan pinggirnya kedua sisi samping adalah racunnya dan tenga pamor


Kisah Seorang Panre (Panre Baitullah)

Menelusuri jejak Panre Besi di Sulawesi Selatan khususnya di tanah Bone adalah gampang-gampang susah, selain Raja Bone ke 2 Laumasa Peta Panrebessi agak sukar mencari Panre yang "sekelas" dengan beliau. Gambaran sosok Panre Besi di Tanah Bugis tidaklah seheroik kisah panre besi atau empu di Tanah Jawa seperti Empu Gandring yang terkenal dengan kerisnya. Walaupun demikian di tanah Bone terdapat seorang panre yang namanya melegenda di kalangan pencinta senjata tradisional khususnya badik.

Menurut cerita yang beredar dikalangan masyarakat, ada seorang Panre yang bergelar Panre Baitullah (banyak yang bilang dia adalah campuran Jin) namun sebelumnya beliau menetap di Wilayah Ulaweng. Badik hasil buatan Panre Baitullah terkenal akan kesaktiannya sehingga sampai sekarang badik buatan beliau banyak diburu dan dianggap masterpice. Konon siapa saja yang memegang Badik buatan Panre Baitullah akan menjadi seorang yang disegani dan jarang mendapat lawan tanding. Keistimewaan badik buatan Panre Baitullah membuat gerah "penguasa" pada saat itu, karena setiap ada keributan pasti pembuat keributan itu memegang badik buatan Panre Baitullah. Badik buatan Panre Baitullah kebanyakan diambil dari badik dalam kuburan.

Bahkan beredar kepercayaan dimasyarakat pada saat itu hanya badik buatan Panre Baitullah lah yang bisa menandingi kesaktian badik "penguasa" pada saat itu. Keadaan ini membuat penguasa saat itu memutuskan Panre Baitullah diasingkan ke daerah Larompong di wilayah Luwu. di sanalah beliau menghembuskan nafas terakhir, namun demikian kemahiran membuat badik yang berkualitas diwariskan kepada anak cucunya sampai saat ini. Oleh karena itulah Badik Luwu dibilang badik tandingan namun jauh lebih hebat karena seimbang dengan harga yang dibayar sesuai kemampuan rakyat pada saat itu.

Madakapeng Tungke; konon badik ini dibuat ketika saat penyepuhan, maka disepuh di (maaf) kemaluan wanita, sehingga dipercaya bahwa tidak ada orang yang kebal ketika berhadapan dengan badik ini.

Madakapeng Tungke: salah satu hasil karya Panre Baitullah, konon badik ini pada saat penyepuhan di jepit (maaf) pada 'kemaluan' wanita, sehingga dipercaya tidak ada orang kebal ketika berhadapan dengan badik ini

Oleh karena itu Panre Baitullah dibilang panre aliran Kiri karena tidak sesuai dengan ajaran Islam, namun sesungguhnya itu hanyalah fitnah kalangan pemerintah saat itu karena tidak ingin ada rakyat menyaingi mereka.

Kilasan Badik Raja di Bone

Salah satu Badik Raja yang terkenal bernama Raja Tungke'na Bone peninggalan dimasa Raja Bone Lapatau Matana Tika

Badik/kawali, adalah senjata khas daerah bugis. Seperti layaknya daerah-daerah lain di Nusantara badik/kawali merupakan senjata tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai senjata tetapi juga sebagai simbol yang menunjukan pribadi pemegangnya maupun cita-cita dan harapan.

Pada masa terdahulu di Tana Bone, setiap anak terutama laki-laki dibekali dengan sepucuk badik, keingingan dan harapan orang tua terhadap sang anak biasanya dimanifestasikan melalui badik/kawali yang dipesan khusus kepada seorang Panre. 

Seperti misalnya apabila orang tua mengharapkan si anak hidup sejahtera tanpa kekurangan, maka dia sang orang tua akan memesan badik yang berpamor Kurisi atau Madaung ase. Begitu pula apabila orang tua ingin anaknya menjadi pemimpin yang disegani, pemberani dan berkahrisma maka yang dipesan adalah pamor makkure'cillampa.

Di Tana Bone terdapat beberapa macam jenis badik/kawali yang terkenal seperti salapu' (sebagian orang menggolongkan sebagai keris/tappi’) gecong ,raja, to asi,dll. Pada tulisan ini akan dikupas sekilas mengenai badik Raja. Di Tana Bone badik Raja merupakan salah satu badik yang tinggi derajatnya dan paling dicari oleh para penggemar senjata tradisional.

Badik Raja berasal dari sebuah desa di Kecamatan Kajuara di wilayah Bone Selatan. Konon badik Raja tidak dibuat oleh manusia biasa, melainkan oleh mahluk gaib. Di masa lalu masyarakat dikampung Raja tidak pernah melihat Panre' yang membuat badik raja. Pada malam-malam tertentu masyarakat disekitar tempat pembuatan Badik Raja hanya mendengar suara palu beradu dengan besi tanpa penah melihat siapa pembuatnya. Saat pagi menjelang sebuah Badik Raja selesai dibuat. Sampai saat ini, dikampung Raja masih terdapat benda-benda yang oleh masyarakat sekitar dipercaya sebagai alat-alat pembuatan Badik Raja.

Ciri-ciri badik raja hampir mirip dengan badik lampobattang, bentuk bilahnya agak membungkuk, dari hulu agak kecil kemudian melebar kemudian meruncing. Pada umumnya mempunyai pamor timpalaja atau mallasoancale di dekat hulunya. Bahan besi dan bajanya berkualitas tinggi serta mengandung meteorit yang menonjol dipermukaan, kalau kecil disebut uleng-puleng kalau besar disebut batu-lappa dan kalau menyebar di seluruh permukaan seperti pasir disebut bunga pejje atau busa-uwae. Badik raja di masa lalu hanya digunakan oleh arung atau dikalangan bangsawan-bangsawan dikerajaan Bone.

Ciri khas badik Raja ini adalah tidak bisa dideteksi oleh alat pendeteksi logam dan saat ini hanya bisa didapatkan dari kuburan dengan cara menggali kuburan karena saat raja meninggal Badik tersebut ikut dikuburkan namun bukan di makam Raja karena badik tersebut membutuhkan Tumbal jika tidak dikuburkan maka sengaja dibunuhlah orang yang mempunyai ciri tertentu lalu dikuburkan bersama dengan badik tersebut. Saat ini sudah banyak muncul jenis badik ini karena sudah banyak yang berminat dengan jenis badik ini dengan petunjuk gaib atau petunjuk cerita dari orang terdahulu maka mereka menggali dikuburan tersebut.

Mistik sekitar Badik Bone

Salah satu Badik Bone yang dibuat dengan cara di pesse'/dipijat bukan di tempa ini sangat susah sekalipun ada harganya jaman dulu dihargai dengan menukar 3 kerbau atau sapi tentu saat ini sudah tidak adalagi yang bisa membuat. untuk mendapatkan bisa dengan cara mencari peninggalan atau mencari badik yang terkubur dengan cara menggali.

Badik/kawali bagi masyarakat Sulawesi Selatan mempunyai kedudukan yang tinggi. 

Badik/kawali bukan hanya berfungsi sekedar sebagai senjata tikam, melainkan juga melambangkan status, pribadi dan karakter pembawanya. Kebiasaan membawa Badik/kawali dikalangan masyarakat terutama suku bugis dan Makassar merupakan pemandangan yang lazim ditemui sampai saat ini terutama di tanah Bone. 

Kebiasaan tersebut bukanlah mencerminkan bahwa masyarakat Sulawesi Selatan khususnya suku bugis dan makassar adalah masyarakat yang gemar berperang atau suka mencari keributan melainkan lebih menekankan pada makna simbolik yang terdapat pada Badik/kawali tersebut.

Pentingnya kedudukan Badik/kawali di kalangan masyarakat bugis dan makassar membuat masyarakat berusaha membuat/mendapatkan badik yang istimewa baik dari segi pembuatan, bahan baku, pamor maupun sisi’ (tuah) yang dipercaya dapat memberikan energi positif bagi siapa saja yang memiliki atau membawanya.

Badik/kawali yang bagus/istimewa dapat dilihat dari beberapa unsur, yakni:

a. Dari segi fisik Badik/kawali dapat dilihat:
Bahan bakunya terbuat dari besi dan baja pilihan biasanya mengandung meteorit dan ringan. Wilayah Sulawesi Selatan sejak zaman dahulu terkenal dengan besi luwu yang berkualitas tinggi.
Pamor;ragam pamor pada Badik/kawali lebih sederhana dari dari keris jawa biasanya terdiri dari jenis pamor kurrisi, lasoancale, parinring, bunga pejje, madaongase,kuribojo,tebajampu, timpalajja dan balopakki.

b. Segi sisi’(tuah)/mistik antara lain:
Uleng puleng dan battu lappa; sebenarnya merupakan kandungan meteorit. Bagi sebagian orang percaya Badik/kawali yang mempunyai ulengpuleng(kalau kecil)/battu lappa (kalau besar) akan membawa kebaikan pada pemiliknya baik berupa kemudakan rezki, karisma, maupun peningkatan karir. Posisi ulengpuleng/battulappa yang dicari adalah yang terletak dipunggung badik kira-kira berjarak 5 cm dari hulu/pangulu karena dipercaya akan memudahkan rezki dan karir. Badik/kawali yang memiliki ulengpuleng dan battulappa juga dipercaya dapat menghindari gangguan mahluk halus, sihir dan tolak bala.

Mabelesse ; adalah retakan diatan punggun Badik/kawali sehingga seakan-akan Badik/kawali tersebut akan terbelah dua. Badik seperti ini dipercaya akan memudahkan rezki bagi pemiliknya sehingga banyak dicari oleh yang berprofesi sebagai pedagang.

Sumpang buaja; sama seperti mabelesse Cuma retakannya pada bilah dekat ujung Badik/kawali. Tuahnya sama seperti mabelesse namun yang dicari yang letaknya pada bilah sebelah kanan dekat ujung Badik/kawali.

Ure tuwo; adalah garis yang muncul pada bilah Badik/kawali. Yang dicari adalah yang tidak terputus-putus, kalau letaknya dipunggung Badik/kawali dan tidak terputus dari hulu sampai ujung tuahnya membuat sang pemilik disegani dan dituruti semua perkataannya, kalau melingkar ke atas dari bilah ke bilah sebelahnya seperti badik luwu sambang maka tuahnya untuk melindungi pemiliknya dari malapetaka dan kalau turun ke baja maka untuk memudahkan rezki.

Tolongeng; adalah lubang pada punggung Badik/kawali yang tembus ke bawah terletak dekat hulu/pangulu sehingga kalau dilihat seakan seperti teropong. Pada zaman dahulu sebelum berangkat perang biasanya panglima perang meneropong pasukannya melalui Badik/kawali tolongeng.

Sippa’sikadong; adalah retakan pada tengah bilah Badik/kawali dari punggung Badik/kawali. Tuahnya adalah membuat pemiliknya disenangi oleh siapa saja yang melihatnya. Pada zaman dahulu apabila ada seseorang akan melamar gadis, maka utusan dari laki-laki akan membawa Badik/kawali sippa’sikadong yang bertujuan agar memudahkan lamarannya diterima pihak perempuan

Pamussa’; adalah upaya memperkuat daya magis Badik/kawali yang diletakan dalam hulu/pangulu Badik/kawali. Biasanya dengan menggunakan bahan-bahan tertentu tergantung akan digunakan untuk apa Badik/kawali yang akan di beri pamussa.
Pangulu; di kalangan masyarakat bugis Bone berkembang suatu keyakinan akan kemampuan yang dimiliki sebagian orang yang mampu membuat pihak lawan tidak mampu mencabut Badik/kawali ketika akan digunakan, ilmu ini dikenal dengan istilah pakuraga/pabinrung. Pangulu yang caredo (terbelah/atau memiliki mata) secara alami dipercaya mampu mengatasi orang yang memiliki ilmu tersebut.

Demikian sekilas mengenai mistik di sekitar badik, tulisan ini untuk mengenal kebudayaan masyarakat Bugis yang sudah cukup hilang karena kemunafikan agama.

Minggu, 14 April 2013

Kasus Manusia Bisa Tak Terlihat , Mistik Atau ilmiah

Diposting oleh Blogger di 00.24 2 komentar

Masih ingat film "The Invisible Man"? Itu lho, film tentang ilmuwan yang mengadakan percobaan dan akhirnya bisa 'menghilang' dari pandangan orang-orang sekitarnya. Nah, film yang diangkat dari novel dengan judul yang sama ini ternyata memang terjadi di dunia nyata.

Kita mungkin sering menghubungkan fenomena manusia bisa menghilang dengan dunia mistik. Lantas, bagaimana ilmu pengetahuan coba menjawabnya?

Manusia menghilang secara ilmiah disebut Spontaneous Human Invisibility, atau Spontaneous Human Involuntary Invisibility.

Bila ada orang yang memiliki kemampuan ini, maka ia bisa tidak terlihat dalam beberapa waktu. Rupanya, kasus ini terjadi di berbagai belahan dunia, bahkan Amerika.

Kalau jaman dulu atau (masih terjadi) di negara-negara berkembang seperti Indonesia, pasti langsung dihubungkan dengan kemampuan magis.
Ok, sekarang kita lihat dulu contoh kasusnya.

1. Menghilang di Toilet
Peter (37) tinggal di Gloucestershire, Inggris. Suatu hari ia menghadiri pesta bersama teman-temannya.
Saat ia menaiki tangga untuk menggunakan kamar mandi, ia diikuti seorang wanita yang ingin menggunakan kamar mandi juga. Wanita itu membiarkan Peter untuk menggunakan kamar mandi duluan dan menunggu di depan pintu untuk gilirannya.

Setelah Peter selesai, ia keluar dari toilet dan langsung menghampiri teman temannya dan mulai berbicara pada mereka. Anehnya, semua teman dan bahkan pacarnya mengabaikannya, Peter menganggap mereka bercanda.

Akhirnya Peter kembali ke kamar mandi dan melihat wanita yang tadi menunggunya keluar dari kamar mandi. Wanita itu terkejut melihat peter yang dia kira masih di kamar mandi.

Ketika Peter kembali bertanya pada teman dan pacarnya, mereka bilang tidak melihat ataupun mendengar Peter sebelumnya. Wanita tadi juga tidak tahu Peter sudah keluar dan turun.

2. Duduk di Sofa dan Menghilang
Kasus lain juga ada. Kali ini menimpa Wanita bernama Melanie, di Ventura, California. Ia Mengalami pengalaman aneh saat dia duduk di sofa. Saat itu dia sedang menatap ke dinding dan saat itu juga tiba-tiba menghilang.

Ia menyadari hal ini ketika suaminya keliling rumah mencarinya. Suaminya juga berdiri di depannya, hanya beberapa kaki. Setelah 10 menit, dia mulai terlihat lagi. Suaminya marah karena suaminya kira dia bersembunyi darinya.

3. Menghilang Saat Ditangkap Polisi
Kasus ketiga menimpa Jannise yang tinggal di Minneapolis,Minnesota. Ia memiliki pengalaman menghilang beberapa kali dalam hidupnya.

Salah satu peristiwa terjadi saat remaja. Saat itu ia bergabung dengan sekelompok teman-temannya yang memutuskan untuk mencuri dari Departement store. Sekali waktu, akhirnya mereka tertangkap polisi, termasuk Jannise.

Semuanya dibawa ke Kantor Polisi dan di tanyakan satu persatu kecuali Jannise yang tidak ditanya oleh polisi. Biarpun dia berdiri di sana, tetapi tidak seorang pun memperhatikannya.

Dia lalu keluar dari kantor polisi tanpa ada yang menanyakan ataupun menghentikannya.

Saat dia bertanya pada teman-temannya, mereka bilang bahwa mereka tidak tahu Jannise dibawa ke kantor polisi, Mereka kira dia masih berada di departement store.

Ada Sejak Lama
Kemampuan Manusia untuk tidak terlihat sudah diketahui bertahun-tahun lalu. Dukun Indo-Eropa dan Pre-Aryan memiliki keyakinan tentang ini. Zaman dulu mereka bisa mengendalikan “Penghilangan Tubuh” mereka.

Di abad pertengahan (sekitar abad 15) juga terjadi di Eropa. Pada masa tersebut, terdapat aliran yang disebut Rosicrucianism.

Ordo Rosicrucian, AMORC, singkatan dari Ancient Mystical Order Rosae Crucis (Ordo Kebatinan Purba Salib Mawar), memiliki keyakinan soal fenomena Tubuh Dapat Menghilang.

Pergerakan Rosicrucian berakar dari tradisi misteri, filosofi, dan dongeng dari Mesir kuno (kira-kira 1500 SM). Beribu-ribu tahun yang lalu di Mesir Kuno, sempat dibentuk badan penelitian yang menyelidiki misteri hidup dan belajar rahasia Ordo Rosicrucian kebijaksanaan tersembunyi ini.

Dengan beberapa tulisan dari naskah kuno, ada yang membahas tentang “penghilangan”. Seseorang dari Ordo Rosicrucian ini pernah menulis tentang “Bagaimana cara membuat manusia menghilang”.

Berbekal keyakinan secara ilmiah tersebut, H.Spencer Lewis, Pediri AMORC di San Jose,California mengatakan kita bisa menghilang dengan menggunakan “Awan”. Dia mengatakan Awan atau kabut bisa dipanggil untuk menutupi tubuh dan menghalangi penglihatan orang lain terhadapnya.

Berdasarkan keterangan Lewis, ilmu ini masih diajarkan hingga sekarang. Sayangnya, tulisan tentang cara menghilang dengan bantuan “Awan” ini masih merupakan rahasia Ordo Rosicrucian.

Cabang lain dari persaudaraan Rosicrucian, The Hermetic Order Of The Golden Dawn, Mennggalkan manuskrip yang menjelaskan tentang ritual untuk menjadi tidak terlihat. Manuskrip ini mengatakan tentang menutupi diri dengan “Jubah” yang mirip dengan “Awan”
Apakah “Awan” Tersebut?

Rosicrucian mengatakan bentuk pertama untuk Manifestasi Material adalah Elektron. Ada laporan bahwa jika terbentuk suatu Awan dengan Elektron maka bisa menyerap cahaya yang harusnya dipantulkan kembali ke mata kita.

Pelet dengan media foto

Diposting oleh Blogger di 00.06 6 komentar

Lakunya menjalani ritual di tempat-tempat yang sepi selama 3 atau 7 hari, mengusahakan untuk tidak tidur dan apabila tertidur maka diupayakan untuk segera bangun kembali. Diupayakan untuk senantiasa terjaga dan mengingat sebanyak-banyaknya kuasa Tuhan Yang Maha Kuasa. Tetap melakukan sholat fardhu dan mengurangi makan dan minum air putih hanya ketika sangat haus.

Mantra ini dibaca usai sholat fardhu

SUKMONINGRAT SEJATI IMAN SUCI SUKMO SEJATI SEJATI SIRO TANGIYO REKSANEN AKU ISIKU ILAT KUMOLO, PARINGONO ASMORO NABI YUSUF LAN ASMORONE PORO NABI KABEH, SUKSMO CAHYO KANG LUNGGUH ING ATI LAN SANG ADI CAHYO KANG LUNGGUH ING MAKRIFAT DADEKNO AKU AKU LANANG SEJATI

Mantera diatas dibaca usai sholat sebanyak 3 X
Usai melakukan ritual tersebut maka insya alloh ilmu sudah anda miliki.


Apabila ingin mempraktekkannya, maka baca mantra dibawah ini sambil memegang foto target.
mantranya

SUKMONINGRAT SEJATI, IMAN SUCI SUKMO SEJATI, SEJATI SIRO TANGSIYO REKANEN AKU, ALING ALINGONO AKU, ASMORO WULAN RAH IKU, ISI ILAT KUMOLO, YEN SIRO WERUHO KAPILENG KEP ASIKEP ASMORO MIWAH NABI YUSUF CAHYOKU SEDYA SEDYANE NABI KABEH, IDEP KEDEP SI ……………(NAMA TARGET)………MARING AKU, SUKSMO CAHYO KANG LUNGGUH ING ATI KENAKNO KANG MARI KANGEN, SANG ADI CAHYO KANG LUNGGUH ING MAKRIFAT, KENAKNO KANG NGARUNGU PAIMAMAN YO AKU LANANG SEJATI.

Lihat reaksi target dalam satu atau dua minggu, target akan menyayangi anda dengan sepenuh hati. Mohon tidak untuk main-main dan kedewasaan mental spiritual diperlukan agar tidak ada penyalahgunaan ilmu.