Newbie coba meneruskan latihan melihat aura yang di atas (dasar) yah......
Kalau latihan di atas kan untuk melihat aura yang paling dasar dan paling dekat dengan tubuh. Sedangkan menurut 'foto aura', aura tubuh terlihat kira2 seperti ini:
Bisa sih kita mencoba latihan melihat dengan mata kita (mata natural, bukan mata batin) warna2 aura seperti di atas, tapi ya tidak sejelas itu ya (foto di atas kan memang pakai alat khusus berharga puluhan juta ).
Langkah2:
1. Sama seperti latihan melihat aura dasar, siapkan gambar di photo-editor, dengan ukuran gambar sebanding dengan ukuran layar. Newbie menggunakan photoshop untuk meng-edit gambarnya.
2. Klik di tanda panah itu, maka akan keluar color-picker atau pemilihan warna.
3. Di color picker, di tanda panah itu diisi 255, sedangkan untuk 2 parameter lainnya (dari 3 parameter, R-G-B) diisi 0.
4. Kalau sudah, klik di tanda panah ini untuk 'fill'. Lalu klik di gambarnya, untuk mengubah warna gambarnya.
5. Save file tersebut.
6. Ulangi langkah no. 2-4. Untuk langkah no.3, parameternya diganti. G diisi 255, yang lainnya diisi 0. Lalu ulangi lagi untuk parameter B diisi 255, yang lainnya diisi 0. Hasilnya akan didapat 3 gambar warna dasar (red-green-blue, merah-hijau-biru).
7. Menggunakan image-viewer, seperti ACDsee, buka gambar tersebut, dan set untuk ditampilkan full-screen. Karena ada 3 gambar, maka didapat seperti di bawah ini:
8. Tetapkan 1 hari hanya berlatih 1 warna saja (jangan gonta-ganti warna dulu, malah lebih sulit dapatnya).
9. Misalnya hari ini ditetapkan akan berlatih dengan gambar warna merah. Pandangi gambar ini:
dengan pandangan soft-focus (seperti melamun) selama kira2 1-2 menit. Lalu alihkan pandangan ke tembok berwarna putih:
Akan terlihat 'after-image' berupa selaput tipis di tembok tersebut, seperti di bawah ini (hanya ilustrasi saja):
10. Ulangi terus latihan tersebut, sampai warnanya mulai tampak, dan mulai menyerupai warna di layar monitor:
11. Kalau mata lelah, istirahatkan minimal 15 menit.
12. Kalau sudah berhasil untuk langkah 10, untuk 3 warna tersebut, coba pandangi tepian bagian tubuh (paling mudah ya telapak tangan). Biasanya akan mulai keluar warna2 spesifik.
Perhatian: Lakukan dengan dewasa dan penuh pertimbangan. Jangan dipaksakan apabila mata sudah lelah. Ingat, anda memandangi sumber cahaya (monitor) dalam waktu lama, jadi sangat berpotensi merusak mata. Jangan bernafsu (karena terburu2 ingin menguasai), sampai2 merusak mata, tidak worthed lah. Terburu2 malah akan membuat latihan tambah lama bisanya.
Selamat mencoba.....
Selasa, 04 Agustus 2009
Latihan melihat aura (lanjutan)
Latihan melihat aura (dasar)
Untung masih ketemu juga........
Pada kesempatan ini newbie ingin share cara latihan melihat aura dengan mata fisik (natural).
Bahan: Cukup layar komputer saja. Sangat dianjurkan menggunakan layar LCD (jauh lebih kecil radiasinya dibanding CRT/tabung).
Langkah:
- Buat gambar berupa halaman kosong berwarna putih. Bisa dibuat dengan program2 edit gambar yang ada (photoshop, coreldraw, ilustrator, MSpaint, dll). Newbie sendiri menggunakan photoshop untuk mengedit gambar.
- Buat dengan perbandingan (panjang banding lebar) yang sesuai dengan ukuran resolusi layar. Sebagai contoh, newbie menggunakan dimensi 1024 x 768. Boleh dibuat lebih kecil, tapi tetap harus 1024 banding 768. Kalau menggunakan photoshop, jangan lupa dipilih backgroundnya white (jadi tidak perlu kerja 2x, dengan secara manual menambahkan warna putih lagi).
- Kalau sudah, di-save.
- Lalu di-view dengan program view yang ada. Misalnya ACDsee. Set supaya tampil full-screen.
- Kalau sudah, duduk dengan rileks, bersandar di kursi. Julurkan tangan (boleh kiri boleh kanan ) dengan telapak tangan terbuka di depan layar. Pandangi bagian tepi telapak tangan dan jari2 anda dengan pandangan yang santai (soft-focus). Jangan dikonsentrasikan, dan jangan difokuskan. Di bawa santai saja, seperti melamun.
Kalau berjalan lancar, dalam waktu kurang dari 1 menit, akan mulai tampak semacam 'lapisan' transparan di sekitar tepian telapak tangan dan jari2 anda. Itulah aura dasar dan paling dekat (paling menempel) di tubuh anda. Terus dipandangi, dan biasanya lapisan tersebut akan bertambah tebal dan/atau menyala.
Hentikan kalau mata lelah atau pusing. Istirahatkan mata minimal 15 menit sebelum mencoba lagi.
Kalau sering2 dilatih, maka akan mudah melihat lapisan yang sama di bagian tubuh yang lain, dan tidak butuh layar monitor atau latar belakang putih untuk melihatnya.
Sebenarnya latihan ini merupakan variasi dari latihan menggunakan kertas putih. Caranya kira2 sama, yaitu julurkan tangan di atas kertas putih (kertas kosong), dan perhatikan tepi2nya. Tapi karena ini menggunakan layar monitor (backlight, dan ada frekuensinya, sekitar 60hz-75hz), maka hasilnya akan lebih cepat tercapai.
Oh iya, ini baru yang dasar, dan baru melihat aura dasar saja (paling dekat dengan tubuh). Untuk melihat aura yang warna-warni dengan mata fisik, dibutuhkan cara latihan yang berbeda, dan usaha yang berkali-kali lipat
Nanti kalau ada kesempatan, akan newbie coba share........
Pendulum Sederhana
erikutnya ijinkan newbie membahas sedikit mengenai pendulum.
Bahan:
- Benang/tali
- Bandul pendulum
- Kertas dan pulpen (optional)
Bandul pendulum bisa dari bahan apa saja dan berbentuk apa saja. Yang baik digunakan adalah bahan kristal (clear quartz lumayan bagus dan murah), dan bahan tembaga. Bentuk yang bagus adalah meruncing seperti peluru. Namun bahan dan bentuk seperti ini tidak merupakan keharusan. Yang penting bandulnya cukup berat supaya tidak mudah tertiup angin, dan cukup ringan untuk berayun-ayun dengan bebas.
Dalam percobaan ini, newbie menggunakan bandul pendulum dari bahan clear quartz, berbentuk runcing atau 'single-terminated'.
Langkah2 pembuatan:
- Siapkan dan potong benang/tali. Tidak ada peraturan mengenai panjangnya, namun usahakan cukup panjang untuk berayun dengan bebas, tetapi tidak terlalu panjang sehingga jadi ribet.
- Ikat satu ujung tali ke bandul pendulum
- Pendulum sudah siap (mudah kan? )
Langkah2 persiapan:
- Ada 2 cara yang lazim digunakan untuk memegang ujung benang:
Cara pertama dengan menjepit dengan ibu jari dan telunjuk
Cara kedua dengan melilitkan benang ke jari telunjuk saja
- Seperti juga tongkat dowsing dan ring 0 di atas, pendulum ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan yang hanya membutuhkan 2 jenis jawaban. Ya-tidak, benar-salah, ada-tidak ada, dsb. Namun pendulum mempunyai satu kelebihan, yaitu bisa mendeteksi energi dan kekuatan energinya.
- Untuk itu kita perlu afirmasi (program) dulu dengan pendulum ini, agar dapat bergerak dan memberikan informasi sesuai dengan keinginan kita.
- Untuk afirmasi/program, sebenarnya cukup dengan visualisasi dan niat saja. Namun untuk yang sulit bervisualisasi, siapkan kertas dan pulpen.
Gambar di atas kertas seperti ini:
- Posisikan tangan di atas salah satu gambar tersebut, sambil dibaca berulang-ulang dan diniatkan bahwa 'pendulum akan bergerak searah anak panah apabila mendapatkan jawaban tersebut'.
Bisa dengan gerakan lurus bolak balik ke kiri-kanan dan atas-bawah
Atau bisa juga dengan gerakan melingkar searah dan berlawanan dengan jarum jam.
Ada beberapa jenis informasi yang bisa diberikan oleh pendulum ini, yaitu 2 jawaban seperti telah disebutkan di atas, dan juga pendeteksian energi, dan seberapa besar energi tersebut. Besarnya energi tercermin dari radius dan kecepatan putaran bandulnya.
Untuk memberikan contoh, newbie gunakan denah rumah newbie seperti berikut:
Posisikan tangan pelan2 di atas ruangan2 yang tertera. Niatkan/afirmasi/program bahwa bandul akan bergerak apabila mendeteksi adanya energi, dan besarnya energi mempengaruhi gerakannya.
Contohnya ada dalam video berikut:
"http://s229.photobucket.com/albums/ee204/Creatip/diy/?action=view¤t=Video040.flv"
Silahkan copy-paste link di atas ke browser anda. Lalu ketika videonya sudah jalan, perhatikan telunjuk newbie. Telunjuk newbie tidak melakukan gerakan2 besar (cuma bergerak berganti posisi saja). Lalu perhatikan gerakan bandulnya.
Dengan prinsip ini kita bisa:
- Mencari barang yang hilang dalam rumah
- Mencari tempat yang memiliki hawa/energi baik/buruk
- Mencari orang hilang (denah diganti dengan peta kota)
- dll
Selamat mencoba.
Ring O
Berikutnya perkenankan newbie share salah satu trik 'CCPB trawangan'
Yang newbie maksud dengan CCPB trawangan adalah sebuah cara untuk mengetahui dan/atau mendapatkan jawaban atas suatu pertanyaan, tanpa tenaga kebatinan terawangan. Jadi? Jadi bisa dilakukan setiap orang
Untuk membedakan dengan 'terawangan', mudahnya newbie sebut saja 'teropongan'
Bahan2: Cukup kedua tangan kita (tubuh kita)
1. Buat tanda 'O' dengan ibu jari dan jari telunjuk, dengan ringan. Jangan menggunakan tenaga besar.
2. Niatkan (afirmasi) dalam hati, bahwa semua jawaban positif (ya, baik, bagus, benar, dll) akan menyebabkan kedua jari (atau ring O) tidak dapat dipisahkan, akan menempel terus. Jawaban negatif (tidak, jahat, jelek, salah, dll) akan menyebabkan kedua jari dapat dipisahkan dengan mudah.
3. Dengan jari telunjuk tangan satu lagi, usahakan memisahkan kedua jari dengan ditarik tepat di titik pertemuan ibu jari dengan jari telunjuk
4. Sesuai dengan afirmasi dalam poin nomor 2, reaksinya akan berbeda2. Ada pertanyaan yang menyebabkan kedua jari tidak bisa dipisahkan, ada jg pertanyaan yang menyebabkan kedua jari mudah dipisahkan, seperti ini:
Kekurangannya adalah cara ini hanya dapat menjawab pertanyaan yang hanya ada 2 kemungkinan jawaban (benar-salah, baik-buruk, atas-bawah, dll).
Sama seperti post sebelumnya, akurasi cara ini tergantung pada kepekaan si pelakunya. Jadi sering2 digunakan dan dilatih, maka akan semakin akurat.
Latihan membuat sempurna
alah bisa karena biasa
Selamat mencoba.
Dowsing Rod
Umumnya dowsing rod dipakai untuk mencari sumber air di bawah tanah. Dengan dipegang di kedua tangan dan dibawa berjalan bolak-balik, menelurusi daerah yang mau dites. Namun aslinya dowsing rod bisa dipakai untuk kegunaan2 lainnya, sesuai kreatifitas pemakainya (dowser).
Penggunaan di bidang supra misalnya untuk mendeteksi tebalnya medan aura seseorang atau sesuatu. Caranya dengan memegang dowsing road, rod-nya mengarah ke depan. Dekati orang atau benda yang ingin di tes perlahan2. Ketika tongkatnya bergerak dengan gerakan lebar/besar, berhentilah. Nah jarak dari tongkat itu ke orang/benda tersebut adalah tebalnya aura tsb.
Selanjutnya......cara membuat sendiri dowsing rod sederhana:
Bahan:
- Kawat. Bagusnya pakai bahan tembaga, karena tembaga adalah konduktor yang baik sekali. Newbie memakai kawat tembaga dari kabel listrik tegangan tinggi. Kalau tidak ada tembaga, bisa diganti jeruji sepeda.
- Gunting
- Cutter
- Ballpoint (yang murah saja atau yang bekas, karena isinya akan dibuang )
Pembuatan (menggunakan kabel tembaga. Kalau menggunakan jeruji roda sepeda, langsung skip ke nomor 6):
1. Ukur dan potong kabel tembaga. Newbie mengambil ukuran panjang 45cm.
2. Kupas kulit luar kabel dengan menggunakan cutter. Lazimnya di dalam kabel tersebut ada 2 kawat.
3. Pisahkan kedua kawat tersebut
4. Kupas lagi sampai tinggal tembaganya
5. Luruskan kawat tembaga tersebut sebisanya. Memang sulit untuk mendapatkan kawat tembaga yang lurus sempurna, jadi selurusnya saja
6. Copot kedua ujung ballpoint. Keluarkan isinya, jadi tinggal selongsong badan ballpoint yang tersisa.
7. Ratakan salah satu ujung kedua kawat tembaga (B). Masukkan selongsong badan ballpoint pelan2 ke ujung satu lagi. Tidak perlu kawatnya sampai dasar, cukup mengisi kira2 1/3-1/2 panjang selongsong badan ballpoint. Ratakan ujung ballpoint tempat keluar kawat (A)
8. Tekuk satu-persatu kawat tembaganya, tepat di mulut selongsong, tempat kawat tembaga tersebut masuk. Tekuk sampai membentuk sudut 90 derajat. Jadinya seperti ini:
9. Dowsing rod siap digunakan. Pegang selongsong ballpoint tanpa menyentuh kawat tembaganya, sehingga kawat tersebut bisa berayun ke kiri-kanan dengan bebas dan ringan.
Cara penggunaan:
Pegang di kedua tangan tegak lurus. Kawatnya sejajar dengan lantai. Arahkan ke depan. Tunggu sampai kawat tersebut diam/tidak bergerak-gerak lagi.
Lalu jalan perlahan-lahan, sambil diniatkan dalam hati, apa yang ingin diketahui. Misalnya ingin mengetahui pipa PAM dalam tanah, benda yang dikubur, tebal medan aura seseorang/sesuatu, dll, tergantung kreatifitas pemakainya.
Dowsing rod ini tidak menggunakan tenaga kebatinan, melainkan kepekaan dasar yang dimiliki setiap orang. Semakin tinggi kepekaan seseorang, semakin akurat hasil pengukurannya. Jadi sering2lah dipakai, semakin sering, semakin akurat.
Latihan membuat sempurna
alah bisa karena biasa
Selamat mencoba.
Astral Projection Travel Atau Perjalan Keluar Tubuh
Astral Projection Travel adalah suatu keadaan di mana jiwa kita melakukan perjalanan sendiri ke tempat lain, terpisah dari tubuh kita. Tapi ini bukan suatu mimpi, karena jika ditilik, jiwa kita benar-benar berada di tempat lain tersebut, dan bisa melakukan suatu aktivitas di sana.
Cara melakukan Astral Projection :
WARNING : Metode Astral Projection di bawah ini hanya bisa diterapkan pada diri sendiri. Membuat orang lain melakukan "Astral Projection" memerlukan kemampuan yang sangat tinggi.
Metode Astral Projection :
1. Anda harus berada dalam kondisi "relaksasi yang sangat dalam". Maka berbaringlah, dan mulailah untuk mengencangkan, lalu meregangkan otot-otot anda, mulai dari otot kaki hingga otot wajah. Tenangkan pikiran anda, pejamkan mata anda, tapi jangan tidur.
2. Setelah anda mencapai kondisi "relaksasi yang sangat dalam", kini saatnya untuk mengontrol nafas anda. Bernafaslah dengan pelan dan dalam, rasakan tiap tarikan nafas yan masuk dan keluar dari dalam tubuh anda. Lakukan terus hal ini sampai anda merasa telah memasuki alam relaksasi anda lebih dalam lagi.
3. Pada poin ini, ada dua hal yang harus anda perhatikan. Tubuh anda yang asli, dan tubuh astral anda. Jika anda merasa bahwa tubuh asli anda semakin berat dan semakin berat, inilah saatnya untuk membentuk tubuh astral anda. Bentuk tubuh astral anda dengan membayangkan benda-benda yang sangat ringan seperti gelembung sabun atau bulu. Rasakan benda-benda tersebut mulai naik ke atas, meninggalkan tubuh anda. Rasakan bahwa anda akan melayang ke atas, dan menjadi sangat-sangat ringan.
4. Anda dinyatakan berhasil mencapai tahap ini jika berhasil menciptakan suatu "infra merah", yang membuat segalanya yang sebelumnya gelap gulita mulai tampak detailnya. Anda mungkin akan merasa berada di sebuah ruang yang disinari cahaya ungu. Teruslah berkonsentrasi, buat cahaya-cahaya yang menerangi ruangan jauh lebih terang dari sebelumnya. Cobalah untuk berkonsentrasi pada suatu objek yang anda bayangkan ada di ruangan tersebut, misalkan bulan atau gambar. Jika berhasil, mata anda akan terasa sangat berat dan terpejam, namun anda tetap melihat segalanya dengan sangat jelas. Pada tahap ini, jangan kaget jika saat melihat ke bawah, anda menemukan tubuh anda sedang tertidur lelap. Jika hal ini sudah terjadi, selamat! Astral Projection anda telah berhasil.
Fakta seputar Astral Projection :
- Astral Projection sangat jarang langsung berhasil pada percobaan pertama. Biasanya seorang "Astral Projector" profesional pun memerlukan 2 sampai 3 kali percobaan.
- Penghalang terbesar suksesnya Astral Projection sebenarnya adalah alam sadar anda, yang tanpa anda sadari selalu mencoba mencegah terbelahnya tubuh anda ke tubuh nyata dan tubuh astral.
- Hipnotis dan musik berjenis "binaural beats" dapat mempermudah anda mencapai alam relaksasi yang sangat dalam.
- Semua orang dilahirkan dengan kemampuan untuk melakukan Astral Projection
Penjelasan Ilmiah
Teori Fisika Kuantum Modern (Masih menjadi perdebatan antar ilmuwan) :
*Sinar-sinar photon yang dipancarkan melalui suatu medium tertentu tidak selamanya penuh, namun kadang terputus-putus. Hal ini sebenarnya membuktikan bahwa ada interferensi dari sinar-sinar photon di dimensi waktu yang berbeda.
*Konsep ini pun berkembang ke teori tentang benda yang lebih padat. Beberapa orang menganggap bahwa waktu bukanlah sesuatu yang linear. Artinya, tidak ada "masa lalu", "masa kini", "masa depan", "kehidupan", ataupun " kematian". Sebenarnya, ada BANYAK DIRI KITA yang hidup dalam berbagai dimensi dalam waktu yang bersamaan.
*Ibaratnya sebuah dokumen yang dikirim via fax ke tempat lain, sebenarnya kita selama ini hanya melakukan "perjalanan antar dimensi", dari masa kecil hingga saat ini. Perjalanan ini akan terus berputar dalam satu siklus. Seperti dokumen yang dikirim lewat mesin fax, dokumen aslinya tidak pernah hancur dan masih bisa difax-kan lagi ke tempat lain.
*Artinya, para ilmuwan tersebut ingin mengatakan bahwa sebenarnya kematian itu tidak ada. Kita memang mati di satu dimensi, namun di dimensi-dimensi yang lainnya kita akan terus hidup, dan terus melakukan perjalanan antar dimensi.
Pendapat saya : Walaupun teori ini cukup menarik, namun sebagai umat beragama yang percaya pada dogma "hari pembalasan setelah kematian"; saya tidak mau mempercayai teori Fisika Kuantum Modern tersebut.
